Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ragam Muda Mandalika Desak KPK Bongkar Sindikat ‘Begal’ KIP Kuliah di NTB
Ragam

Muda Mandalika Desak KPK Bongkar Sindikat ‘Begal’ KIP Kuliah di NTB

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
08 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


MATARAM, MediaEkspresi.id
– Ketua Muda Mandalika, Kadir Djailani, menyatakan dukungan penuh kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan praktik korupsi penyaluran bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kadir mendesak lembaga antirasuah tersebut tidak sekadar memberikan atensi, tetapi berani membongkar aktor intelektual di balik pemotongan beasiswa tersebut.

Kadir mengungkapkan bahwa praktik pungutan liar dan pemotongan bantuan mahasiswa di wilayah NTB, khususnya Pulau Lombok, sudah menjadi rahasia umum. Ia menyebut fenomena ini sebagai "korupsi gaya baru" yang sangat terorganisir.

"Ini bukan isapan jempol. Di NTB, menyunat bantuan mahasiswa sudah dianggap lumrah dengan dalih setoran ke atasan. Karena KIP-K adalah Program Prioritas Nasional, kami berharap KPK serius mendalami isu ini. Jangan hanya 'omon-omon'," tegas Kadir saat memberikan keterangan pers, Jumat (08/05).

Pola 'Kartel' dan Keterlibatan Oknum

Menurut Kadir, sindikat ini bekerja dengan pola yang rapi layaknya kartel. Modus operandi yang digunakan meliputi perjanjian persentase di awal hingga penagihan langsung sesaat setelah dana masuk ke rekening mahasiswa penerima.

Ia meyakini bahwa oknum-oknum di tingkat lapangan atau kampus hanyalah operator dari kekuatan yang lebih besar. "Mereka yang di kampus atau yang menerima setoran itu hanya pesuruh. KPK harus mampu melihat pola ini sebagai sebuah jaringan," imbuhnya.

Sentil Keterlibatan Oknum Legislator

Lebih jauh, Kadir secara berani menyentil adanya dugaan keterlibatan oknum anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB yang membidangi sektor terkait. Meski tidak menyebutkan nama secara spesifik, ia meyakini publik sudah memahami siapa pihak yang dimaksud.

"Tidak perlu disembunyikan lagi bahwa ada keterlibatan anggota DPR RI Dapil NTB yang membidangi komisi tersebut. Sekarang tinggal keberanian KPK untuk meminta pertanggungjawaban berdasarkan informasi masyarakat," kata Kadir.

Dampak Sosial dan Ancaman Mahasiswa

Kadir menyayangkan normalisasi praktik pungli ini, mengingat sasaran bantuan KIP-K adalah mahasiswa dari keluarga ekonomi menengah ke bawah. Ia menyebut tindakan para oknum tersebut sebagai tindakan yang zalim.

Selama ini, banyak mahasiswa yang enggan bersuara (speak up) karena adanya tekanan dan ancaman pemutusan bantuan. Ia pun berharap KPK bisa meringkus "otak" di balik sindikat ini, bukan sekadar pelaku di tingkat bawah.

"Ini terang-terangan mereka menawarkan bantuan dengan perjanjian potongan sekian persen. Terlebih, seringkali yang mendapat bantuan bukanlah mereka yang benar-benar berhak. Ini zalimnya dobel," pungkasnya.


Reporter: Sanusi

Via Ragam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar









Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Wujudkan Sinergitas, DPC Madas Sedarah Kota Pasuruan Hadiri Pelantikan DPC Madas Sedarah Bondowoso

MEDIA EKSPRESI- 21.31.00 0
Wujudkan Sinergitas, DPC Madas Sedarah Kota Pasuruan Hadiri Pelantikan DPC Madas Sedarah Bondowoso
BONDOWOSO, MediaEkspresi.id - Pelantikan dan deklarasi organisasi masyarakat DPC Madas Sedarah Bondowoso yang digelar di GOR Pelita pada hari Minggu, 27 Septe…

Most Popular

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

15.51.00
29 Tim Ramaikan IMAPA CUP-III 2026, MAYBRAT FC Keluar sebagai Juara

29 Tim Ramaikan IMAPA CUP-III 2026, MAYBRAT FC Keluar sebagai Juara

18.59.00
Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

17.29.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

15.51.00
29 Tim Ramaikan IMAPA CUP-III 2026, MAYBRAT FC Keluar sebagai Juara

29 Tim Ramaikan IMAPA CUP-III 2026, MAYBRAT FC Keluar sebagai Juara

18.59.00
Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

17.29.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi