Tingkatkan PAD, Dishub Nagan Raya Segera Aktifkan Kembali Terminal Mobar Ujung Fatihah
NAGAN RAYA, MediaEkspresi.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nagan Raya berkomitmen mengaktifkan kembali Terminal Mobil Barang (Mobar) yang berlokasi di Ujung Fatihah, Kecamatan Kuala. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam mengoptimalkan aset guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Dinas Perhubungan Nagan Raya, Said Nazaruddin Putra Jaya, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa pengoperasian kembali terminal ini menjadi prioritas mengingat fasilitas tersebut sudah cukup lama tidak beroperasi atau "mati suri".
"Terminal Mobar ini harus segera kita fungsikan kembali agar dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD Nagan Raya ke depannya," ujar Said Nazaruddin kepada awak media, Jumat (24/4/2026).
Instruksi Langsung Bupati
Said menjelaskan bahwa pengaktifan terminal ini merupakan instruksi langsung dari Pj Bupati Nagan Raya. Tujuannya adalah agar bangunan dan lahan yang selama ini terbengkalai dapat kembali memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.
Sebagai langkah awal, Dishub Nagan Raya mulai melakukan pembenahan infrastruktur pendukung di area terminal. Beberapa persiapan yang telah dilakukan antara lain:
• Pembersihan Area: Penataan ulang kawasan terminal yang sebelumnya tidak terawat.
• Penerangan: Pemasangan lampu di titik-titik krusial terminal.
• Fasilitas Pendukung: Perbaikan fasilitas bagi awak angkutan, seperti ruang istirahat sopir dan fasilitas MCK.
Koordinasi dan Regulasi
Demi kelancaran operasional, Dishub juga telah berkoordinasi dengan pihak Sat Lantas Polres Nagan Raya terkait pengaturan arus lalu lintas dan pengawasan kendaraan barang.
Said Nazaruddin mengimbau kepada seluruh pemilik dan sopir angkutan barang untuk mematuhi aturan yang akan ditetapkan nantinya. Hal ini bertujuan agar ketertiban di dalam terminal dapat terjaga dengan baik.
"Untuk mobil angkutan khusus seperti pengangkut semen dan besi, akan ada pendampingan khusus. Kita pastikan muatan tersebut tidak dibongkar sembarangan di area terminal guna menghindari kemacetan dan gangguan bagi angkutan barang lainnya," pungkas Said.
Reporter: Sofyan
.jpg)
Posting Komentar