Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ragam Menyoal Independensi Asosiasi Pengusaha di Tengah Bayang-bayang Monopoli Proyek APBD
Ragam

Menyoal Independensi Asosiasi Pengusaha di Tengah Bayang-bayang Monopoli Proyek APBD

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
03 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Ilustrasi

PURWAKARTA, MediaEkspresi.id
– Di tengah dinamika pembangunan daerah, keberadaan asosiasi usaha seperti Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) seharusnya menjadi pilar penting yang menjembatani dunia usaha dengan pemerintah.

Ketiganya memiliki peran strategis dalam advokasi kebijakan dan pengembangan kapasitas anggota guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang adil dan berkelanjutan. Namun, realitas di lapangan sering kali menunjukkan potret yang berbeda. Fenomena yang kerap disebut sebagai "monopoli halus" kembali menjadi sorotan tajam publik, seiring dengan dominasi segelintir vendor yang menguasai berbagai proyek strategis di Kabupaten Purwakarta.

Sorotan Menjelang Mukab Kadin

Menjelang Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin Purwakarta, harapan masyarakat kini mengerucut pada satu hal: organisasi ini harus benar-benar hadir sebagai motor penggerak ekonomi, bukan sekadar simbol yang ramai saat seremoni namun sunyi ketika pelaku usaha kecil kesulitan.

Asep "Fapet" Kurniawan, Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Purwakarta, menilai bahwa peran strategis Kadin seharusnya menjadi jembatan nyata antara dunia usaha dan kebutuhan masyarakat luas.

"Sayangnya, yang sering terlihat justru lebih banyak aktivitas formalitas dibandingkan langkah konkret yang menyentuh pengusaha kecil. Kalau Kadin hanya aktif di ruang rapat dan panggung acara, lalu siapa yang turun mendengar keluhan pedagang kecil? Siapa yang memastikan pengusaha lokal tidak sekadar jadi penonton di daerahnya sendiri?" ujar Fapet, Jumat (3/4/2026).

Tokoh muda Purwakarta tersebut menegaskan bahwa daerahnya tidak kekurangan potensi, melainkan sering kali kekurangan keberpihakan. Di sinilah seharusnya Kadin berdiri di garda terdepan, bukan justru berada di belakang kepentingan segelintir kelompok.

"Kami tidak menyalahkan, tapi mengingatkan: organisasi sebesar ini jangan sampai kehilangan ruh perjuangannya. Masyarakat tidak butuh banyak janji, mereka butuh bukti," tambahnya.

Ancaman "Monopoli Halus" dan Dampaknya

Secara ideal, Gapensi yang bertugas memajukan industri konstruksi serta HIPMI yang mendorong pengusaha muda, bersama Kadin, harus menjadi wadah inklusif yang menjamin persaingan sehat dan transparansi proyek.

Namun belakangan, publik dihadapkan pada fakta di mana satu nama vendor atau kelompok tertentu tampak mendominasi proyek-proyek besar di lingkungan APBD. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai mekanisme pengadaan yang berjalan.

Indikasi Monopoli Halus:

• Rekayasa Syarat Tender: Penyusunan spesifikasi yang mengarah pada produk atau vendor tertentu.

• Praktik "Pecah Paket": Upaya menghindari tender terbuka agar proyek bisa ditunjuk langsung.

• Kedekatan Patronase: Relasi khusus antara oknum pejabat dengan kelompok usaha tertentu yang menutup akses pihak luar.

Dampaknya, pengusaha kecil dan menengah (UMKM) kian terpinggirkan. Situasi ini tidak hanya merugikan pelaku usaha lain, tetapi juga mengancam kualitas proyek dan efisiensi anggaran. Persaingan yang tidak sehat berpotensi menyebabkan pembengkakan biaya (mark-up) sementara kualitas hasil pekerjaan menurun.

Independensi Asosiasi Sebagai Kunci

Fapet memperingatkan bahwa kepercayaan publik kini sedang berada di pertaruhan. Jika para pimpinan asosiasi hanya menjadi perpanjangan tangan kekuasaan tanpa keberanian untuk bersikap tegas, maka eksistensi organisasi tersebut akan terasa hampa bagi anggotanya sendiri.

"Kepercayaan publik pun menjadi taruhan. Jika para pentolan asosiasi hanya jadi 'kacung' kekuasaan dan kurang tegas, keberadaannya akan terasa hampa bagi anggotanya," tegas Fapet.

Ia mendesak diperlukannya langkah nyata agar asosiasi kembali independen dan berani membela kepentingan umum. Pemerintah Daerah juga diwajibkan meningkatkan transparansi sistem pengadaan secara ketat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat Purwakarta.

Reporter: Ramaldi/Tim

Via Ragam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar




Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

AMKI Mandatkan Assoc. Prof Eka Putra Nakhodai Pembentukan Kepengurusan Riau dan Kepri

MEDIA EKSPRESI- 23.35.00 0
AMKI Mandatkan Assoc. Prof Eka Putra Nakhodai Pembentukan Kepengurusan Riau dan Kepri
Assoc. Prof Eka Putra, ST., M.Sc., Ph.D RIAU, MediaEkspresi.id – Pengurus Pusat Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) secara resmi memberikan mandat kep…

Most Popular

Kondisi Kantor Camat Cabangbungin Memprihatinkan, Rumput Liar dan Tembok Kusam Tuai Kritik

Kondisi Kantor Camat Cabangbungin Memprihatinkan, Rumput Liar dan Tembok Kusam Tuai Kritik

16.39.00
Diduga Dibiarkan, Peredaran Obat Keras Golongan G Marak di Telukjambe Timur Karawang

Diduga Dibiarkan, Peredaran Obat Keras Golongan G Marak di Telukjambe Timur Karawang

16.00.00
Disdik Kabupaten Purwakarta Gelar Halalbihalal, Perkuat Solidaritas Pegawai Pasca-Lebaran

Disdik Kabupaten Purwakarta Gelar Halalbihalal, Perkuat Solidaritas Pegawai Pasca-Lebaran

09.53.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Kondisi Kantor Camat Cabangbungin Memprihatinkan, Rumput Liar dan Tembok Kusam Tuai Kritik

Kondisi Kantor Camat Cabangbungin Memprihatinkan, Rumput Liar dan Tembok Kusam Tuai Kritik

16.39.00
Diduga Dibiarkan, Peredaran Obat Keras Golongan G Marak di Telukjambe Timur Karawang

Diduga Dibiarkan, Peredaran Obat Keras Golongan G Marak di Telukjambe Timur Karawang

16.00.00
Disdik Kabupaten Purwakarta Gelar Halalbihalal, Perkuat Solidaritas Pegawai Pasca-Lebaran

Disdik Kabupaten Purwakarta Gelar Halalbihalal, Perkuat Solidaritas Pegawai Pasca-Lebaran

09.53.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi