Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Pemerintahan Gubernur NTB: Tidak Ada Sekat Antara Warga Asli dan Keturunan, Kita Satu Kesatuan
Pemerintahan

Gubernur NTB: Tidak Ada Sekat Antara Warga Asli dan Keturunan, Kita Satu Kesatuan

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
12 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


MATARAM, MediaEkspresi.id
— Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan komitmennya dalam menjaga harmoni sosial di wilayahnya. Ia menyatakan bahwa tidak ada lagi sekat atau pembatas antara warga asli dan warga keturunan di NTB. Hal ini ditegaskannya saat menghadiri acara Halal Bihalal dan Silaturahmi Ikatan Keluarga Bundo Kanduang (IKBK) di Rumah Gadang IKBK, Minggu (12/4).

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyoroti karakter masyarakat NTB yang inklusif. Menurutnya, siapa pun yang menaruh hati dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah secara otomatis adalah bagian dari keluarga besar masyarakat NTB.

Budaya Tanpa Istilah "Pendatang"

Salah satu poin menarik yang diungkapkan Gubernur adalah hasil penelusuran literatur dan diskusinya dengan para tokoh masyarakat. Ia menemukan sebuah fakta sosiolinguistik yang mendalam: tidak ditemukannya istilah "pendatang" dalam bahasa Sasak maupun bahasa daerah di Pulau Sumbawa.

"Ini adalah bukti otentik bahwa nilai penerimaan dan keterbukaan sudah mendarah daging dalam budaya lokal kita. Sejak dulu, kita tidak mengenal konsep orang asing di tanah ini," ujar Lalu Muhamad Iqbal.

Jejak Sejarah dan Integrasi Sosial

Gubernur memaparkan bahwa kemajemukan NTB bukanlah hal baru, melainkan hasil dari interaksi sejarah yang panjang. Pengaruh dari kerajaan Majapahit hingga migrasi suku Bugis dan Makassar telah membentuk fondasi sosial NTB yang berwarna.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga keturunan Minang yang tergabung dalam IKBK, untuk terus merawat tenun kebangsaan tersebut.

“Kita hidup di sini dalam semangat toleransi yang tinggi. Saya yakin Bapak dan Ibu tetap memilih bertahan di sini karena merasakan betapa hangat dan terbukanya masyarakat NTB dalam menyambut saudara-saudaranya,” tambahnya.

Mendorong Pembangunan Inklusif

Menutup arahannya, Gubernur mendorong keluarga besar IKBK untuk tidak sekadar menjadi bagian dari populasi, tetapi menjadi motor penggerak pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi NTB berharap momentum Halal Bihalal ini menjadi katalisator bagi kolaborasi yang lebih erat dalam mewujudkan pembangunan yang harmonis dan inklusif bagi seluruh lapisan warga.

Reporter: Amirillah

Sumber: Pemprov NTB

Via Pemerintahan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Pemkab Purwakarta Salurkan Uang Pembinaan untuk 50 Atlet dan Pelatih Aquatik

MEDIA EKSPRESI- 20.05.00 0
Pemkab Purwakarta Salurkan Uang Pembinaan untuk 50 Atlet dan Pelatih Aquatik
PURWAKARTA, MediaEkspresi.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Purwakarta merealisasikan komitmennya dalam memajukan sektor olahraga daerah. Melalui Komit…

Most Popular

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

13.59.00
Percepat Pemanfaatan Lahan Bekas HGU untuk Fasilitas Publik, Bupati Nagan Raya Temui Dirjen ATR/BPN

Percepat Pemanfaatan Lahan Bekas HGU untuk Fasilitas Publik, Bupati Nagan Raya Temui Dirjen ATR/BPN

19.17.00
Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

19.06.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

13.59.00
Percepat Pemanfaatan Lahan Bekas HGU untuk Fasilitas Publik, Bupati Nagan Raya Temui Dirjen ATR/BPN

Percepat Pemanfaatan Lahan Bekas HGU untuk Fasilitas Publik, Bupati Nagan Raya Temui Dirjen ATR/BPN

19.17.00
Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

19.06.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi