Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ragam Dugaan Maladministrasi: Alat Mesin Pertanian di Situdam Disinyalir Dikuasai Mantan Pejabat
Ragam

Dugaan Maladministrasi: Alat Mesin Pertanian di Situdam Disinyalir Dikuasai Mantan Pejabat

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
30 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Ilustrasi

KARAWANG, MediaEkspresi.id
– Penyaluran bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) di Desa Situdam, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, kini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, bantuan berupa satu unit traktor roda empat (John Deere) dari Dinas Pertanian Kabupaten Karawang tersebut diduga tidak dikelola oleh pihak yang berhak, melainkan dikuasai oleh oknum mantan pejabat.

Kronologi dan Indikasi Penyimpangan

Berdasarkan data yang dihimpun, bantuan tersebut secara administratif seharusnya diperuntukkan bagi kelompok tani (Poktan) yang dikoordinatori oleh Aom, mantan Kepala Desa setempat yang juga aktif sebagai pengelola lahan pertanian. Namun, informasi di lapangan menyebutkan bahwa aset negara tersebut justru dikuasai oleh oknum berinisial H.U, yang merupakan purnatugas (pensiunan) pejabat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang.

Dugaan penguasaan aset secara sepihak ini diperkuat oleh pernyataan istri dari oknum berinisial H.U. Saat dikonfirmasi mengenai keberadaan alat tersebut, ia secara tidak langsung mengakui bahwa traktor tersebut berada dalam kendali pihaknya.

"Ya, traktor John Deere lagi di luar," ungkapnya singkat saat memberikan keterangan kepada awak media, baru-baru ini.

Dampak Terhadap Petani

Kondisi ini memicu keprihatinan di kalangan masyarakat tani. Praktik dugaan monopoli bantuan pemerintah oleh oknum yang tidak berwenang dinilai mencederai tujuan utama program mekanisasi pertanian, yakni meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani lokal.

Seharusnya, traktor tersebut dikelola secara kolektif oleh kelompok tani untuk membantu efisiensi pengolahan lahan di wilayah Situdam, bukan digunakan untuk kepentingan pribadi atau komersialisasi oleh pihak di luar struktur penerima bantuan.

Tuntutan Evaluasi Dinas Terkait

Menanggapi polemik ini, sejumlah pihak mendesak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang serta Inspektorat untuk segera turun ke lapangan. Langkah verifikasi dan audit bantuan sangat diperlukan guna memastikan aset negara digunakan sesuai peruntukannya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah berani mengambil tindakan tegas jika terbukti terjadi pelanggaran administrasi atau penyalahgunaan wewenang. Pengembalian hak kelola kepada kelompok tani menjadi harga mati agar integritas program bantuan pemerintah tetap terjaga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait status serah terima dan pengawasan aset Alsintan di Desa Situdam tersebut.


• Red

Via Ragam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Prosedur Pengadaan Disoal, Aktivis: Jika SPK Terbit Tanpa Proses LPSE, Bubarkan Saja Unit Barjas

MEDIA EKSPRESI- 23.02.00 0
Prosedur Pengadaan Disoal, Aktivis: Jika SPK Terbit Tanpa Proses LPSE, Bubarkan Saja Unit Barjas
Ilustrasi KARAWANG, MediaEkspresi.id – Pekerjaan pemeliharaan Jembatan Gonjing yang berlokasi di Desa Waringin Karya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang…

Most Popular

Proyek Jembatan Rp9,2 Miliar di Karawang Disorot, Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Buka Suara Terkait Dugaan Penyalahgunaan Gas Subsidi

Proyek Jembatan Rp9,2 Miliar di Karawang Disorot, Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Buka Suara Terkait Dugaan Penyalahgunaan Gas Subsidi

19.20.00
Dandim 0201/Medan Instruksikan Reboisasi, Koramil 09/MB Tanam Ribuan Bibit Pohon Buah

Dandim 0201/Medan Instruksikan Reboisasi, Koramil 09/MB Tanam Ribuan Bibit Pohon Buah

13.59.00
Wali Murid Keluhkan Biaya Jutaan Rupiah di SMP Al-Khoiriyah Bekasi, Siswa Diduga Tertekan

Wali Murid Keluhkan Biaya Jutaan Rupiah di SMP Al-Khoiriyah Bekasi, Siswa Diduga Tertekan

15.48.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Proyek Jembatan Rp9,2 Miliar di Karawang Disorot, Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Buka Suara Terkait Dugaan Penyalahgunaan Gas Subsidi

Proyek Jembatan Rp9,2 Miliar di Karawang Disorot, Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Buka Suara Terkait Dugaan Penyalahgunaan Gas Subsidi

19.20.00
Dandim 0201/Medan Instruksikan Reboisasi, Koramil 09/MB Tanam Ribuan Bibit Pohon Buah

Dandim 0201/Medan Instruksikan Reboisasi, Koramil 09/MB Tanam Ribuan Bibit Pohon Buah

13.59.00
Wali Murid Keluhkan Biaya Jutaan Rupiah di SMP Al-Khoiriyah Bekasi, Siswa Diduga Tertekan

Wali Murid Keluhkan Biaya Jutaan Rupiah di SMP Al-Khoiriyah Bekasi, Siswa Diduga Tertekan

15.48.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi