Warga Kecewa, Belasan Pemegang Kupon Tak Kebagian Bingkisan dalam Sosialisasi GERMAS di Karangbahagia
BEKASI, MediaEkspresi.id – Kegiatan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang diselenggarakan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Gerindra, drg. Putih Sari, diwarnai keluhan warga. Pasalnya, belasan peserta yang telah mengantongi kupon resmi justru tidak mendapatkan bingkisan di akhir acara, Senin (9/3/2026).
Acara yang berlangsung di Ganda Agung Sport, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia ini merupakan kolaborasi antara DPR RI dengan Kementerian Kesehatan RI. Sosialisasi tersebut bertujuan membekali masyarakat dengan pemahaman penggunaan obat secara rasional dan bijak.
Kronologi Kekecewaan Warga
Meski materi sosialisasi dinilai bermanfaat, penutupan acara meninggalkan kesan negatif bagi sejumlah warga. Berdasarkan keterangan di lapangan, beberapa peserta telah hadir sejak pukul 09.00 WIB dan mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib.
Seorang warga berinisial N mengungkapkan kekecewaannya saat proses pembagian buah tangan berlangsung sekitar pukul 11.59 WIB.
"Sebagian warga sudah antre sejak pagi dan memegang kupon resmi bertuliskan Germas drg. Putih Sari. Namun, saat pembagian dilakukan, ternyata stok bingkisan habis dan beberapa dari kami tidak kebagian," tuturnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, diperkirakan terdapat 15 orang warga yang nasibnya serupa meski memiliki kupon sah. Kekecewaan semakin memuncak karena setelah panitia melakukan pendataan terhadap warga yang belum menerima bingkisan, pihak penyelenggara dilaporkan meninggalkan lokasi tanpa memberikan penjelasan atau solusi lebih lanjut.
Tanggapan LSM Prabhu Indonesia Jaya
Insiden ini mendapat perhatian serius dari Sekjen DPD LSM Prabhu Indonesia Jaya Kabupaten Bekasi, Ujang As. Ia menyayangkan lemahnya koordinasi panitia dalam manajemen logistik dan pelayanan terhadap masyarakat.
"Sangat disayangkan, apalagi di antara warga yang antre ada yang sedang menjalankan ibadah puasa. Mereka datang dengan itikad baik untuk belajar, namun pulang dengan rasa kecewa karena hak mereka (bingkisan) yang sudah dijamin dengan kupon tidak terpenuhi," ujar Ujang kepada media.
Ujang menekankan pentingnya profesionalitas dalam penyelenggaraan acara yang melibatkan tokoh publik dan instansi negara. Ia berharap pihak penyelenggara segera memberikan klarifikasi agar tidak mencederai citra baik program GERMAS di mata masyarakat.
Harapan Kedepan
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap ada tindak lanjut dari pihak penyelenggara terkait kekurangan bingkisan tersebut. Kejadian ini diharapkan menjadi evaluasi bagi tim pelaksana agar lebih tertib dalam melakukan sinkronisasi antara jumlah undangan/kupon dengan ketersediaan logistik di masa mendatang.
Reporter: Asan
.jpg)

Posting Komentar