Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Pemerintahan Tuntut Transparansi, Diskusi Pemilihan BPD Pantai Sederhana Berlangsung Tegang
Pemerintahan

Tuntut Transparansi, Diskusi Pemilihan BPD Pantai Sederhana Berlangsung Tegang

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
28 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


BEKASI, MediaEkspresi.id
– Proses demokrasi di tingkat desa yang seharusnya menjadi ajang penyaluran aspirasi warga justru diwarnai ketegangan. Audiensi pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Pantai Sederhana, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (28/3/2026), berlangsung alot akibat dugaan kurangnya transparansi dari pihak penyelenggara.

Ketegangan bermula saat warga menilai proses pembentukan BPD terkesan tertutup dan mencederai nilai-nilai demokrasi. Diskusi yang melibatkan perwakilan warga dan perangkat desa tersebut berlangsung panas selama lebih dari tiga jam.

Warga Tolak Sistem Penunjukan Tokoh

Suheru (50), ketua perwakilan warga, dengan nada tegas menyuarakan penolakan terhadap sistem perwakilan tokoh desa dalam pemilihan anggota BPD. Ia mendesak agar pemilihan dilakukan secara langsung untuk memastikan suara mayoritas masyarakat terakomodasi.

"Panitia bubar saja kalau tidak ada transparansi. Seharusnya anggota BPD sebagai wakil masyarakat mampu menampung aspirasi rakyatnya secara murni," ujar Suheru di sela-sela audiensi.

Warga menganggap sistem pemilihan langsung per Kepala Keluarga (KK) adalah solusi mutlak untuk menghindari adanya kepentingan sepihak dan menjamin integritas lembaga BPD di masa jabatan 2026 ini.

Respons Pemerintah Desa

Menanggapi tuntutan yang memanas, Kepala Desa Pantai Sederhana, Harun Zein, menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa mengambil keputusan secara sepihak. Ia menegaskan akan mengikuti regulasi dan kesepakatan yang nantinya diputuskan di tingkat kecamatan.

"Saya menunggu hasil kesepakatan dari pihak kecamatan, dan prosedur ini harus diselaraskan dengan desa-desa lainnya," kata Harun Zein singkat.

Kesepakatan Akhir

Setelah melalui debat panjang, audiensi tersebut akhirnya menghasilkan berita acara resmi. Poin utama dalam kesepakatan tersebut adalah mencatat tuntutan warga yang meminta pemilihan anggota BPD dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara langsung per KK.

Meskipun sempat diwarnai adu argumen, situasi di lokasi terpantau tetap kondusif, aman, dan terkendali hingga rapat dibubarkan. Gerakan warga ini menunjukkan tingginya kesadaran politik masyarakat di tingkat lokal dalam mengawal proses demokrasi agar tetap jujur dan transparan.

Reporter: Saimbar

Via Pemerintahan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar









Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Tuntut Pengkajian Ulang Rangkap Jabatan Strategis di Lombok Timur, Aktivis Soroti Potensi Konflik Kepentingan

MEDIA EKSPRESI- 19.18.00 0
Tuntut Pengkajian Ulang Rangkap Jabatan Strategis di Lombok Timur, Aktivis Soroti Potensi Konflik Kepentingan
LOMBOK TIMUR, MediaEkspresi.id – Kebijakan Bupati Lombok Timur terkait penunjukan pejabat rangkap jabatan kembali mendapat sorotan tajam. Muhammad Mahsar seca…

Most Popular

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

15.51.00
29 Tim Ramaikan IMAPA CUP-III 2026, MAYBRAT FC Keluar sebagai Juara

29 Tim Ramaikan IMAPA CUP-III 2026, MAYBRAT FC Keluar sebagai Juara

18.59.00
Wujudkan Sinergitas, DPC Madas Sedarah Kota Pasuruan Hadiri Pelantikan DPC Madas Sedarah Bondowoso

Wujudkan Sinergitas, DPC Madas Sedarah Kota Pasuruan Hadiri Pelantikan DPC Madas Sedarah Bondowoso

21.31.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

15.51.00
29 Tim Ramaikan IMAPA CUP-III 2026, MAYBRAT FC Keluar sebagai Juara

29 Tim Ramaikan IMAPA CUP-III 2026, MAYBRAT FC Keluar sebagai Juara

18.59.00
Wujudkan Sinergitas, DPC Madas Sedarah Kota Pasuruan Hadiri Pelantikan DPC Madas Sedarah Bondowoso

Wujudkan Sinergitas, DPC Madas Sedarah Kota Pasuruan Hadiri Pelantikan DPC Madas Sedarah Bondowoso

21.31.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi