Sinergi Mahasiswa KKN-PKM IAI Hamzanwadi Pancor dan Pemdes Jeruk Manis Salurkan Bansos Sembako
LOMBOK TIMUR, MediaEkspresi.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian Kepada Masyarakat (KKN-PKM) Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor menunjukkan aksi nyata dalam pengabdian masyarakat. Bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Jeruk Manis, para mahasiswa membantu penyaluran paket sembako bantuan pemerintah di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (13/3).
Program bantuan sosial ini merupakan agenda strategis pemerintah yang ditujukan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Guna memastikan prinsip akuntabilitas, proses penyaluran dilakukan secara terstruktur berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi ketat oleh perangkat desa setempat.
Ketua Tim Mahasiswa KKN-PKM IAI Hamzanwadi Pancor di Desa Jeruk Manis mengungkapkan bahwa keterlibatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan edukasi lapangan bagi mahasiswa.
"Kami bangga dapat menjadi bagian dari program ini. Melalui sinergi dengan perangkat desa, kami memastikan proses distribusi berjalan lancar, transparan, dan efisien. Ini adalah kesempatan berharga bagi kami untuk berinteraksi langsung dan memahami dinamika kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Apresiasi senada datang dari Kepala Desa Jeruk Manis. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN memberikan dampak positif, terutama dalam hal teknis operasional di lapangan.
"Kehadiran mahasiswa sangat membantu kami, terutama dalam aspek tenaga tambahan dan pengorganisasian distribusi. Sinergi ini membuktikan bahwa kolaborasi antara akademisi dan pemerintah desa dapat mempercepat realisasi program pemerintah demi kesejahteraan warga," ungkap Kepala Desa.
Pantauan di lokasi menunjukkan penyaluran berjalan tertib. Kolaborasi mahasiswa dan perangkat desa terlihat mulai dari tahap mobilisasi logistik, verifikasi data administrasi, hingga penyerahan simbolis kepada warga. Masyarakat penerima manfaat menyambut positif bantuan ini dan mengapresiasi efisiensi pelayanan yang diberikan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek bagi ekonomi warga, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara institusi pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat luas.
Reporter: Kucay22
.jpg)
Posting Komentar