Gagalkan Pencurian Kerbau, Dua Lansia di Jerowaru Luka-Luka Dianiaya Kawanan Perampok
LOMBOK TIMUR, MediaEkspresi.id – Aksi heroik dilakukan oleh dua warga Dusun Buwuh, Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Nurje alias Amaq Mer (65) dan Umar alias Amaq Sonerum (70) berhasil menggagalkan aksi kawanan perampok yang hendak menggasak ternak mereka pada Jumat (6/3/2026) dini hari.
Meski berhasil menyelamatkan hewan ternaknya, kedua korban harus menjalani perawatan akibat luka penganiayaan yang dilakukan oleh para pelaku.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Jerowaru, IPTU Abdul Hadi, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 00.04 WITA. Kejadian bermula saat Umar yang sedang menjaga kandang terbangun dan menaruh curiga pada kondisi di sekitar lokasi.
"Saat korban menyalakan senter ke arah kandang, ia mendapati pintu kandang sudah dalam keadaan terbuka," ujar IPTU Abdul Hadi.
Menyadari ada yang tidak beres, Umar kemudian bertanya kepada Nurje mengenai kondisi pintu tersebut. Namun, belum sempat mendapat jawaban, para perampok yang bersembunyi di kegelapan langsung menghujani keduanya dengan lemparan batu.
Perlawanan Gigih Korban
Meski berada di bawah tekanan dan lemparan batu, Umar tetap berusaha mendekat ke arah kandang. Hal ini memicu amarah salah satu pelaku yang kemudian memukul korban menggunakan potongan bambu.
Di saat yang bersamaan, pelaku lainnya berupaya menggiring dua ekor kerbau keluar dari kandang. Nurje, yang saat itu sudah mengalami luka di bagian kepala akibat serangan para pelaku, tidak gentar. Ia tetap mengejar komplotan tersebut sambil berteriak meminta tolong.
Pelaku Melarikan Diri
Aksi berani kedua korban dan respons cepat warga sekitar yang mulai berdatangan membuat nyali kawanan perampok ciut.
"Kedua korban berhasil menyelamatkan kerbau karena mereka terus melakukan pengejaran. Komplotan yang diperkirakan berjumlah sembilan orang itu akhirnya melepas kerbau di area kompleks dan melarikan diri," jelas Kapolsek.
Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk memburu kawanan perampok tersebut. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Reporter: Ahyar
.jpg)
Posting Komentar