Lapas Cipinang Sulap Lahan Tidur Jadi Sentra Budidaya Ikan Hias dan Konsumsi
JAKARTA, mediaekspresi.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui sektor perikanan. Memanfaatkan lahan tidak produktif (idle), pihak Lapas kini mengembangkan budidaya ikan konsumsi sekaligus ikan hias sebagai sarana pelatihan kewirausahaan.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menyatakan bahwa langkah ini merupakan implementasi nyata dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. Fokus utamanya adalah penguatan ketahanan pangan melalui optimalisasi sumber daya yang ada di dalam lingkungan Lapas.
"Kami memaksimalkan lahan yang sebelumnya belum termanfaatkan. Selain fokus pada ketahanan pangan melalui budidaya ikan nila, lele, dan mujair yang telah berulang kali panen, kami juga merambah ke budidaya ikan hias," ujar Wachid pada Kamis (5/2/2026).
Kolaborasi Akademisi dan Praktisi
Untuk menjamin kualitas produksi, Lapas Cipinang melibatkan tenaga ahli melalui program Pemagangan Nasional Batch 2. Para pendamping merupakan lulusan dari berbagai perguruan tinggi ternama, seperti:
• Universitas Padjadjaran (Bidang Peternakan)
• Institut Pertanian Bogor/IPB University (Bidang Perikanan)
• Universitas Brawijaya (Bidang Agribisnis)
Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Irdiansyah Rana, menambahkan bahwa pemilihan jenis ikan hias seperti molly dan guppy didasarkan pada analisis pasar yang stabil dan proses perawatan yang cenderung mudah bagi pemula.
"Kami ingin Warga Binaan belajar wirausaha secara langsung. Perawatannya mudah, perkembangbiakannya cepat, dan hasilnya menjanjikan sebagai modal keterampilan praktis," jelas Irdiansyah.
Menyiapkan Entrepreneur Pasca-Bebas
Program ini disambut positif oleh para Warga Binaan. RH, salah satu peserta pembinaan, mengaku bahwa kegiatan ini memberinya harapan baru untuk masa depan. Ia menyadari bahwa tantangan mencari kerja di luar cukup berat, sehingga memiliki keahlian spesifik sangatlah krusial.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami dipersiapkan untuk menjadi entrepreneur. Semoga keterampilan ini bisa menjadi modal kemandirian saya ketika bebas nanti," ungkapnya.
Melalui integrasi antara pemanfaatan lahan, pendampingan ilmiah, dan semangat kemandirian, Lapas Cipinang berkomitmen mewujudkan sistem pemasyarakatan yang produktif dan memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi Warga Binaan maupun masyarakat luas.
• Red/Ragil

Posting Komentar