Kondisi Memprihatinkan, SDN Sukakerta 01 Diduga Selewengkan Dana Sapras
BEKASI, MediaEkspresi.id – Dugaan indikasi korupsi terkait pengelolaan anggaran Sarana dan Prasarana (Sapras) mencuat di SDN Sukakerta 01, Kecamatan Sukawangi. Alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang seharusnya digunakan untuk pemeliharaan gedung diduga tidak direalisasikan secara transparan oleh oknum Kepala Sekolah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi bangunan sekolah tersebut sangat kontras dengan besaran anggaran yang dikucurkan. SDN Sukakerta 01 diketahui memiliki dua area gedung dengan kondisi sebagai berikut:
• Gedung Kelas 1, 2, dan 3: Meski menempati ruang kelas baru, alokasi anggaran tahun 2024 untuk perawatan dinding tidak terlihat realisasinya. Cat dinding nampak terkelupas dan dibiarkan tanpa pemeliharaan.
• Gedung Kelas 4, 5, dan 6: Kondisi di area ini jauh lebih memprihatinkan. Ditemukan banyak plafon yang jebol, cat dinding yang memudar drastis, hingga material kayu penyangga yang mulai lapuk dan hancur dimakan usia.
Keluhan Warga dan Keamanan Siswa
Kondisi ini memicu kekhawatiran dari warga setempat. Kerusakan pada struktur plafon dan kayu yang lapuk dinilai sangat membahayakan keselamatan siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
"Setahu saya anggaran dana BOS untuk perawatan itu ada, tapi kenapa kondisi gedung sekolah bisa memprihatikan ini? Kami khawatir keselamatan anak-anak," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (15/02/2026).
Desakan Audit Transparansi Anggaran
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa SDN Sukakerta 01 menerima alokasi Dana BOS untuk pos Sarana dan Prasarana pada tahun 2024 tahap satu Rp.9.000.000 tahap dua Rp.16.370.000, dan di tahun 2025 sebesar di tahap satu Rp.1.000.000 dan tahap dua sebesar Rp. 8.000.000 dengan total dari tahun 2024-2025 mencapai Rp.34.370.000. Namun, minimnya bukti fisik renovasi memicu dugaan adanya penyalahgunaan wewenang.
Masyarakat kini mendesak Inspektorat Daerah Kabupaten Bekasi untuk segera melakukan audit investigasi terhadap penggunaan anggaran di sekolah tersebut guna memastikan asas transparansi dan akuntabilitas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Sekolah maupun perwakilan SDN Sukakerta 01 belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi bangunan dan realisasi anggaran tersebut.
• Ali


Posting Komentar