K.H. John Dien Terpilih Jadi Ketua Komite Kabupaten, AWPI Purwakarta Layangkan Kritik Tajam Soal Pungli dan Bisnis Seragam
PURWAKARTA, MediaEkspresi.id – Aula Bank BJB di Jalan Jendral Sudirman menjadi saksi bisu digelarnya agenda krusial Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta: Pemilihan Ketua Komite Tingkat Kabupaten pada Kamis (26/02/2026).
Dalam suasana formal tersebut, K.H. John Dien resmi terpilih untuk memimpin organisasi yang menjadi jembatan vital antara wali murid dan kebijakan sekolah. Namun, baru saja mandat diterima, sang ketua terpilih langsung dihadapkan pada "ujian" transparansi oleh insan pers.
Komite Bukan 'Stempel' Pungutan Liar
Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Purwakarta yang dipimpin oleh Ramaldi, hadir memberikan sorotan tajam. Ramaldi secara lugas mendesak K.H. John Dien agar tidak membiarkan Komite menjadi alat legitimasi bagi pihak sekolah dalam menarik dana tidak sah dari orang tua siswa.
"Kami tidak ingin Komite hanya menjadi tameng atau stempel untuk melegalkan pungutan liar. Komite Kabupaten harus berani mengawasi setiap rupiah yang ditarik dari wali murid agar benar-benar untuk pembangunan pendidikan, bukan untuk kepentingan oknum," tegas Ramaldi di hadapan para peserta yang hadir.
Sorotan Bisnis Seragam: Harga Harus Sesuai Pasar!
Salah satu poin panas yang dipertanyakan AWPI adalah mengenai praktik bisnis baju khas dan batik sekolah yang kerap memberatkan. Ramaldi menekankan bahwa kebutuhan siswa tidak boleh dijadikan ajang mencari keuntungan komersial yang mencekik.
Tiga tuntutan utama yang ditekankan AWPI adalah:
• Transparansi Harga: Penjualan baju khas dan batik harus mengikuti harga pasar. Tidak boleh ada penggelembungan harga (mark-up) yang tidak masuk akal.
• Aksesibilitas: Karena seragam adalah kebutuhan wajib, harganya harus terjangkau dan tidak boleh dipaksakan jika memberatkan ekonomi masyarakat.
• Audit Internal: Komite Kabupaten ditantang untuk mengawasi distribusi seragam di setiap sekolah agar bersih dari praktik monopoli dagang.
Komitmen Menuju Pendidikan Berintegritas
Merespons desakan tersebut, K.H. John Dien menyatakan kesiapannya untuk melakukan penataan kembali di tubuh komite sekolah se-Kabupaten Purwakarta. Beliau berjanji akan menjalin komunikasi yang lebih intensif dengan Dinas Pendidikan guna meminimalisir penyimpangan anggaran.
Pemilihan di Aula Bank BJB ini menandai babak baru bagi wajah pendidikan di Purwakarta. Kini publik menanti bukti nyata: apakah Komite di bawah pimpinan K.H. John Dien akan benar-benar menjadi pembela wali murid, atau sekadar menjadi pemanis birokrasi semata?
Reporter: Aldo
.jpg)
Posting Komentar