Cuaca Ekstrem Terjang Tapanuli Tengah: 6 Kecamatan Terendam, Jembatan Lopian Bergeser
BADIRI, mediaekspresi.id – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada Senin (16/2/2026) sore mengakibatkan banjir bandang di sejumlah titik. Sedikitnya enam kecamatan dilaporkan terdampak serius, sementara infrastruktur vital Jembatan Lopian di Kecamatan Badiri mengalami kerusakan struktur yang mengkhawatirkan.
Enam Kecamatan Terdampak
Berdasarkan laporan lapangan, wilayah yang terendam banjir meliputi:
• Kecamatan Tukka
• Kecamatan Sarudik
• Kecamatan Pandan
• Kecamatan Badiri
• Kecamatan Sitahuis
• Kecamatan Barus
Selain merendam permukiman warga, debit air yang meningkat drastis juga membawa material kayu dari arah hulu, yang memperparah dampak kerusakan di area hilir.
Jembatan Lopian Kritis
Kondisi paling krusial terpantau di Jembatan Lopian, Badiri. Jembatan yang menjadi urat nadi penghubung antar kabupaten/kota ini dilaporkan mengalami pergeseran struktur. Hal ini dipicu oleh hantaman bertubi-tubi material kayu berukuran besar yang terbawa arus sungai yang sangat deras.
“Tadi jembatan sempat bergetar hebat karena hantaman kayu-kayu besar yang terbawa arus. Kondisinya sangat mengkhawatirkan,” ujar Ginting, salah seorang warga di lokasi kejadian.
Imbauan Keamanan bagi Warga
Senada dengan Ginting, M. Situmeang, warga lainnya, meminta pihak berwenang segera menutup atau membatasi akses demi menghindari jatuhnya korban jiwa.
“Kami berharap kendaraan dan warga untuk sementara tidak melintas. Jika dipaksakan dan jembatan putus, dikhawatirkan warga akan ikut terbawa arus sungai yang sedang meluap,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mengguyur sebagian wilayah Tapanuli Tengah. Badan penanggulangan bencana dan pihak terkait diimbau untuk segera melakukan asesmen kekuatan struktur jembatan. Warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai diminta tetap siaga penuh terhadap potensi banjir susulan.
• AP

Posting Komentar