LBH Maskar Indonesia Desak Bulog Karawang Transparan Soal Serapan Gabah Rp6.500 per Kg

Ketua Umum LBH Maskar Indonesia, H. Nanang Komarudin, S.H., M.H., C.MSP
KARAWANG, mediaekspresi.id – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Massa Keadilan Rakyat (Maskar) Indonesia secara resmi mendesak Perum Bulog Cabang Karawang untuk membuka data transparansi terkait realisasi penyerapan gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram untuk kategori any quality.
Ketua Umum LBH Maskar Indonesia, H. Nanang Komarudin, S.H., M.H., C.MSP, menyatakan bahwa transparansi ini sangat krusial guna memastikan apakah kebijakan harga tersebut sudah dirasakan langsung oleh petani akar rumput atau hanya menyentuh pihak-pihak tertentu saja.
Meminta Bulog Karawang Transparan.
LBH Maskar Indonesia minta data petani di desa mana saja yang benar-benar sudah menikmati harga Rp6.500 tersebut? Jangan sampai kebijakan yang terlihat berpihak pada petani ini, pada praktiknya sulit diakses oleh mereka yang sedang kesulitan pasca-banjir," ujar Nanang dalam keterangan resminya, Kamis (22/1).
Poin Utama Desakan LBH Maskar:
• Transparansi Data: Meminta daftar wilayah dan kelompok tani yang telah berhasil melakukan penjualan ke Bulog dengan skema harga terbaru.
• Verifikasi Kualitas: Menagih implementasi standar any quality agar tidak menjadi celah bagi oknum untuk menolak gabah petani dengan alasan kualitas rendah akibat terdampak banjir.
• Aksesibilitas: Memastikan rantai distribusi dari sawah ke gudang Bulog tidak terhambat oleh broker yang justru merugikan petani.
Komitmen Pengawalan
Nanang menegaskan bahwa LBH Maskar akan terus mengawal isu ini hingga ada kejelasan data dari pihak terkait. Menurutnya, di tengah kondisi cuaca ekstrem dan risiko gagal panen akibat banjir, kepastian harga dari pemerintah adalah jaring pengaman terakhir bagi ekonomi petani.
"Tim investigasi kami masih terus bergerak melakukan verifikasi di desa-desa terdampak. Kami ingin memastikan bahwa hak-hak ekonomi petani terlindungi sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Perum Bulog Cabang Karawang belum memberikan pernyataan resmi terkait desakan transparansi yang dilayangkan oleh LBH Maskar Indonesia.
• Red
Posting Komentar