Antisipasi Cuaca Ekstrem, Camat Pebayuran Tinjau Lokasi Banjir di Desa Karangharja
BEKASI, mediaekspresi.id - Camat Pebayuran, Hasyim Adnan, S.STP., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke wilayah terdampak banjir di Kampung Kobakceper, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (22/1/2026). Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan warga dan kesiapan infrastruktur pengendali banjir menyusul intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Dalam kunjungan tersebut, Camat Pebayuran didampingi oleh jajaran Satpol PP (Pamong Praja), Kapolsek Pebayuran, serta Kepala Desa Karangharja. Kehadiran rombongan disambut antusias oleh warga yang berharap adanya solusi konkret terkait penanganan luapan air di wilayah mereka.
Fokus Keselamatan dan Infrastruktur
Hasyim Adnan menjelaskan bahwa peninjauan di titik-titik rawan, khususnya di lingkungan RT 07 RW 03, bertujuan untuk memastikan sistem drainase dan pengendali banjir berfungsi optimal. Hal ini merupakan bagian dari langkah mitigasi menghadapi prediksi cuaca ekstrem yang masih akan berlangsung.
"Kami terus bersiaga di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Pebayuran. Fokus monitoring kami adalah memastikan masyarakat tetap aman. Kami juga menghimbau kepada orang tua agar selalu waspada dalam menjaga anak-anak di tengah kondisi lingkungan yang tergenang," ujar Hasyim Adnan di lokasi peninjauan.
Distribusi Bantuan Logistik
Selain mengecek kondisi fisik lingkungan, Camat juga memastikan bahwa bantuan bagi warga terdampak telah tersalurkan dengan baik. Menurutnya, koordinasi antarunsur pimpinan kecamatan (Muspika) terus dilakukan agar penanganan bencana berjalan cepat.
"Kami meninjau langsung sejumlah lokasi dan saat ini semuanya masih terkendali. Bantuan pangan bagi warga terdampak juga sudah mulai didistribusikan sejak kemarin. Harapan kami, genangan air segera surut sehingga aktivitas warga kembali normal dan mereka bisa kembali ke rumah masing-masing dengan tenang," pungkasnya.
Pemerintah Kecamatan Pebayuran berkomitmen untuk terus memantau perkembangan debit air dan menyiagakan personel di titik-titik rawan guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Reporter: Roan
Editor: Ata Priatna


Posting Komentar