Angin Puting Beliung Terjang Mataram, Puluhan Rumah Warga Dilaporkan Rusak
MATARAM, mediaekspresi.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (22/1). Fenomena angin puting beliung ini dilaporkan merusak belasan rumah warga dan fasilitas umum, meski hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa.
Kronologi dan Dampak Kerusakan
Peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba di tengah guyuran hujan lebat. Menurut laporan lapangan, pusaran angin merusak bagian atap rumah warga—sebagian besar mengalami kerusakan pada material genteng dan seng yang terbang terbawa angin. Selain itu, beberapa pohon tumbang dilaporkan menutup akses jalan di beberapa titik di Kota Mataram dan sekitarnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat saat ini tengah melakukan pendataan (asesmen) terkait total kerugian materiil dan memastikan bantuan logistik bagi warga yang terdampak.
Peringatan Dini BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi NTB sebelumnya telah merilis peringatan dini mengenai potensi cuaca buruk di wilayah tersebut. Kepala BMKG NTB menegaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini memang memicu pertumbuhan awan konvektif yang signifikan.
"Cuaca ekstrem ini diperkirakan masih berpotensi terjadi hingga beberapa jam ke depan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi pohon tumbang dan atap rumah yang tidak kokoh," ujar Kepala BMKG NTB dalam keterangan resminya.
Imbauan Keselamatan
Pemerintah daerah bersama pihak berwenang meminta warga untuk:
• Tetap berada di dalam ruangan yang kokoh saat terjadi hujan kencang.
• Menghindari berlindung di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan tua.
• Memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG dan BPBD.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD masih bersiaga di lokasi terdampak untuk membantu proses pembersihan puing-puing dan pemotongan pohon yang melintang di jalan raya.
Reporter: Hendra
Editor: Ata Priatna

Posting Komentar