Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Headline Ragam Anak Milenial Perlahan Kehilangan Budaya Dongeng
Headline Ragam

Anak Milenial Perlahan Kehilangan Budaya Dongeng

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
16 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Ekspresi PEMALANG - 
Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa kaya akan budaya, warisan kekayaan itu tidak hanya tercermin dalam ragam tarian, musik, atau busana tradisional saja ,akan tetapi juga dalam tradisi lisan yang hidup dan mengakar kuat di tengah masyarakat.

Salah satunya adalah budaya dongeng, yang sarat makna, seni bertutur atau mendongeng. Melalui tuturan, nilai-nilai kehidupan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Oleh karena itu, menjaga bahasa dan tradisi bertutur sejatinya adalah upaya menjaga jati diri dan kebudayaan bangsa.

Menurut Muhtamam Hasani ketua Kampung Dongeng Kabupaten Pemalang atau yang lebih akrab disapa Kak Amam oleh kalangan anak-anak mengatakan, "Dongeng atau cerita kepada anak, merupakan media komunikasi sekaligus media penanaman nilai yang efektif untuk anak," Jumat,16/1/2026.


Dengan mendongeng anak tidak merasa digurui, tidak merasa disuruh suruh, tapi dengan kesadaran sendiri mereka akan mengerti dan melakukan hal hal baik yang dipesankan dalam dongeng atau cerita," ujar Kak Amam.


Menceritakan dongeng pada anak sejak dini, bermanfaat sekali untuk daya perkembangan anak, mereka akan di tuntut untuk berfikir dan membayangkan suatu cerita yang dengarkannya,lalu anak akan timbul berimajinasi dengan daya otak.


Lebih lanjut dirinya menuturkan, sebetulnya animo mendongeng untuk anak-anak masih cukup bagus,akan tetapi sayang pihak Pemerintah lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kurang maksimal dalam melestarikan budaya asli Nusantara tersebut.


"Sangat antusias, meraka sangat suka, buktinya mereka mengikutinya sampai selesai dan ingin lagi didongengin kembali," tambah Kak Amam.


Pegiat dunia anak dan mantan Anggota DPRD kabupaten Pemalang, menyayangkan belum maksimalnya Dinas terkait dalam mempertahankan budaya serta kearifan lokal ini.


"Untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang pernah juga adakan pelatihan mendongeng untuk para Guru, hanya saja sayang belum ada tindak lanjut," tutupnya.


Saat ini minat membaca dongeng di kalangan anak generasi milenial mulai memudar, bisa kita lihat usia balita dan anak kurang dibiasakan mendengarkan dongeng atau cerita pendek yang di sampaikan secara langsung oleh orang tuanya. 



Biasanya, dari mereka memilih menggunakan telfon genggam atau handphone untuk melatih daya otak anak. Peran orang tua disini sangatlah penting karena pendidikan anak yang pertama ia dapatkan di dalam rumah.


Dongeng adalah cerita pendek yang tidak benar-benar terjadi atau fiktif (yang dibuat-buat). Terdapat beberapa jenis dongeng di antaranya ;

• Fabel

Cerita yang karakter utama nya ialah hewan atau tumbuhan yang berperilaku seperti manusia.

• Cerita jenaka

Cerita yang memberikan efek yang membacanya akan tertawa.

• Cerita legenda

Cerita asal-usul tempat di suatu daerah.


• Cerita mitos

Merupakan cerita yang dari kepercayaan masyarakat di suatu daerah.


• Cerita sage

Cerita yang terdapat unsur sejarah dan telah tercampur dengan fantasi rakyat.

•Cerita parabel

Cerita yang berunsur pendidikan dan keagamaan.

Dokumentasi Pribadi

Peran orang tua di sini dimaksudkan memberikan pendidikan pertama terhadap anak mengenai bagaimana dalam pembentukan karakteristik kebiasaan anak. 

Jangan membiasakan anak sejak dini di tuntun menonton lewat handphone. Karena, dampak yang terjadi sangat kurang baik untuk anak yaitu, akan mempengaruhi perkembangannya anak, berkurangnya perkembangan otak anak, anak akan menjadi pribadi yang tertutup, kurang beradaptasi, suka menyendiri, melakukan kekerasan, dan memudarnya kreativitas anak.

Menceritakan dongeng pada anak sejak dini bermanfaat sekali untuk daya perkembangan anak. Mereka akan di tuntut untuk berfikir dan membayangkan suatu cerita yang ia dengarkan lalu anak akan timbul berimajinasi dengan daya otak.(Ragil)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Unjuk Rasa Karang Taruna di PT Chang Shin Diingatkan Tak Ciderai Iklim Investasi Karawang

MEDIA EKSPRESI- 14.53.00 0
Unjuk Rasa Karang Taruna di PT Chang Shin Diingatkan Tak Ciderai Iklim Investasi Karawang
Pengamat ekonomi senior, H. Nanang Komarudin, S.H., M.H KARAWANG, MediaEkspresi.id – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Karang Taruna Jomin Barat di depan gerb…

Most Popular

IKNR Banda Aceh Dukung Penuh Investasi di Nagan Raya demi Percepatan Ekonomi

IKNR Banda Aceh Dukung Penuh Investasi di Nagan Raya demi Percepatan Ekonomi

11.36.00
Kasus Dugaan Pengeroyokan Mandek, Kuasa Hukum Pertanyakan Kinerja Polsek Cabangbungin

Kasus Dugaan Pengeroyokan Mandek, Kuasa Hukum Pertanyakan Kinerja Polsek Cabangbungin

19.56.00
Dua Anggota Polres Karawang Diperiksa Propam Terkait Peristiwa Viral di Bekasi

Dua Anggota Polres Karawang Diperiksa Propam Terkait Peristiwa Viral di Bekasi

19.10.00

Recent Comments

Viral Sepekan

IKNR Banda Aceh Dukung Penuh Investasi di Nagan Raya demi Percepatan Ekonomi

IKNR Banda Aceh Dukung Penuh Investasi di Nagan Raya demi Percepatan Ekonomi

11.36.00
Kasus Dugaan Pengeroyokan Mandek, Kuasa Hukum Pertanyakan Kinerja Polsek Cabangbungin

Kasus Dugaan Pengeroyokan Mandek, Kuasa Hukum Pertanyakan Kinerja Polsek Cabangbungin

19.56.00
Dua Anggota Polres Karawang Diperiksa Propam Terkait Peristiwa Viral di Bekasi

Dua Anggota Polres Karawang Diperiksa Propam Terkait Peristiwa Viral di Bekasi

19.10.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi