Usai Maulid Nabi, DKM Masjid Jamie Subussalam Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda dan Pusat Pelatihan Umat
KARAWANG, MediaEkspresi.id — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jamie Subussalam, Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi sarana memupuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, momentum keagamaan ini dimanfaatkan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk menegaskan komitmen keberlanjutan program penguatan peran masjid bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Pengurus DKM Masjid Jamie Subussalam, H. Jaja Sumarna, menyampaikan bahwa ke depan masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual semata, melainkan berkembang menjadi pusat kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi jamaah. DKM bercita-cita menjadikan Masjid Jamie Subussalam sebagai pusat peradaban, pusat pergerakan, dan pusat pelatihan umat.
"InsyaAllah, kami ingin masjid ini tidak hanya ramai ketika waktu salat atau pada kegiatan keagamaan tertentu. Masjid harus menjadi tempat masyarakat belajar, bertumbuh, bergerak, berkarya, dan memberikan manfaat," ujar H. Jaja Sumarna saat ditemui di lokasi acara.
Fokus Pemberdayaan Pemuda dan Kewirausahaan
H. Jaja menegaskan bahwa salah satu fokus utama DKM ke depan adalah merangkul kembali generasi muda agar lebih aktif dan memiliki ruang kontribusi yang luas. Berbagai program prioritas telah dirancang, meliputi pembinaan kepemimpinan, pelatihan hukum, peningkatan keterampilan, pendidikan, hingga pengembangan kewirausahaan (entrepreneurship).
"Pemuda harus kita berikan ruang. Jangan hanya mengajak mereka datang ke masjid, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar, berorganisasi, berwirausaha, meningkatkan keterampilan, dan ikut menyelesaikan persoalan yang ada di tengah masyarakat," tuturnya.
Membangun Kemandirian dan Peradaban Umat
Melalui program pelatihan terpadu tersebut, DKM berharap Masjid Jamie Subussalam mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya beriman dan berilmu, tetapi juga mandiri serta produktif. Masjid difungsikan sebagai wadah lahirnya gagasan, gerakan sosial, dan penguatan ekonomi berbasis keumatan.
"Harapan kami, dari masjid ini lahir generasi muda yang beriman, berilmu, mandiri, dan bermanfaat. Kita ingin masjid menjadi jantung kehidupan umat dan pusat peradaban masyarakat," ungkapnya.
Dorong Sinergi Bersama Seluruh Elemen Masyarakat
Guna merealisasikan visi besar tersebut, pengurus DKM mengajak seluruh jamaah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen warga Karawang untuk saling bahu-membahu. Pengelolaan masjid dinilai memerlukan sinergi kolektif agar keberadaannya membawa manfaat yang berkelanjutan.
"Memakmurkan masjid bukan hanya tugas DKM, tetapi tanggung jawab kita bersama. DKM siap membuka ruang dan bergerak bersama jamaah, para pemuda, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen yang ingin berkontribusi," tegas H. Jaja.
Melalui dorongan program pemberdayaan dan pembinaan yang terstruktur, DKM Masjid Jamie Subussalam optimistis mampu menghadirkan kekuatan spiritual sekaligus melahirkan masyarakat yang mandiri, berpengetahuan, serta berjiwa sosial tinggi.
"Dari masjid kita beribadah, dari masjid kita belajar, dari masjid kita bergerak, dan dari masjid kita membangun peradaban," tutupnya.
Reporter: Ahdan
.jpg)

Posting Komentar