Dituduh Pungli Raskin Rp20 Ribu, Kepling IV Labuhan Deli Buka Suara dan Tunjukkan Bukti Dokumentasi Warga
MEDAN, MediaEkspresi.id — Kepala Lingkungan (Kepling) IV Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, berinisial RR, membantah tegas isu dugaan pungutan liar (pungli) sebesar Rp20.000 dalam penyaluran bantuan beras masyarakat penerima manfaat di wilayahnya. Ia menegaskan kabar tersebut merupakan hoaks dan fitnah yang merugikan nama baiknya.
Pernyataan ini disampaikan RR menanggapi sorotan dan rencana pelaporan yang dilayangkan oleh Forum Transparansi Masyarakat Indonesia (Formasi) Sumatera Utara. Menurut RR, seluruh proses penyaluran bantuan beras di Lingkungan IV berjalan bersih, transparan, dan sesuai prosedur tanpa ada pemotongan atau kutipan uang sepeser pun.
Guna memperkuat bantahan tersebut, pihak Kepling IV bersama warga setempat mengumpulkan bukti dokumentasi serta surat pernyataan resmi dari para penerima manfaat. Berdasarkan kesaksian warga, tidak pernah ada instruksi maupun permintaan uang Rp20.000 dari Kepling RR saat pembagian beras berlangsung.
"Kami selaku warga penerima manfaat di Lingkungan IV Labuhan Deli menyatakan dengan sesungguhnya bahwa tidak ada pungutan uang Rp20.000 seperti yang dituduhkan. Penyaluran beras bantuan berjalan lancar dan tidak ada paksaan atau kutipan apa pun dari Kepling kami," ujar salah seorang perwakilan warga sembari memperlihatkan dokumen penyaluran.
Warga setempat menyayangkan adanya pihak luar yang menyebarkan tuduhan tanpa melakukan konfirmasi langsung di lapangan.
Terkait rencana Formasi Sumut yang hendak membawa persoalan ini ke Tim Siber Pungli Polda Sumut, RR menyatakan bersikap kooperatif dan siap menghadapi proses tersebut secara terbuka. Ia menilai pemeriksaan objektif dari aparat penegak hukum justru dapat membuktikan kebenaran di lapangan.
"Silakan dibuktikan. Kami sangat terbuka dan kooperatif jika aparat penegak hukum ingin turun langsung memeriksa. Kami memiliki dokumentasi lengkap serta kesaksian dari warga yang siap berbicara apa adanya sesuai fakta di lapangan," kata RR.
RR turut menyayangkan sikap lembaga swadaya masyarakat yang dinilai langsung melempar isu ke publik tanpa investigasi mendalam maupun konfirmasi kepada perangkat lingkungan setempat.
Atas kejadian ini, pihak Kelurahan Labuhan Deli dan perangkat Lingkungan IV mengimbau masyarakat serta lembaga terkait agar lebih cermat dalam mencerna informasi. Publik diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh isu sepihak yang mencemarkan nama baik aparatur wilayah.
Reporter: Hendra Syahputra


Posting Komentar