Headline
Bentrok Pendukung Paslon di Pilkades Sukaringin, Tokoh Pemuda Angkat Bicara
BEKASI, MediaEkspresi.id — Tahapan pengocokan nomor urut Calon Kepala Desa (Kades) Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, yang berlangsung pada Kamis (10/9/2026) diwarnai insiden bentrokan antar-pendukung.
Suasana awal di kediaman Calon Kades Petahana, Royadih Pratama, berlangsung meriah setelah dirinya mendapatkan nomor urut 01. Kegiatan tersebut dimeriahkan panggung gembira bersama artis Betawi, Bang Ocit. Prosesi pengocokan nomor yang dipimpin Panitia Pilkades, BPD, Tim Monitoring Kecamatan Sukawangi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pemdes Sukaringin awalnya berjalan aman dan kondusif.
Namun, kericuhan pecah ketika tim panitia dan pengawas sedang berada dalam perjalanan menuju kediaman calon nomor urut 03, HMS. Bentrokan diduga dipicu oleh aksi kubu nomor urut 02 (MD) yang menggelar konvoi atau pawai. Padahal, panitia telah menerapkan larangan konvoi bagi seluruh bakal calon.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa pendukung nomor urut 02 diduga memancing emosi dengan berkendara ugal-ugalan, menyalakan petasan ke arah kediaman nomor urut 01, serta menyerempet pendukung nomor urut 01 yang saat itu sedang membantu mengatur arus lalu lintas di jalan. Bentrokan pun tak terhindarkan dan mengakibatkan korban terluka, sebelum akhirnya diredam oleh aparat kepolisian dan Babinsa setempat.
Tokoh Pemuda Sukaringin, Iyan, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyebut panitia sedang berada di lokasi lain saat bentrokan terjadi.
"Saya memang ada di lokasi. Waktu kejadian, panitia dan tim sudah pindah dari rumah Baba Roy ke tempat HMS, jadi mereka tidak tahu. Panitia sebenarnya sudah melarang konvoi, tetapi kubu nomor urut 02 melanggar. Mereka bersikap arogan, menyerempet, menyalakan petasan, hingga ada korban luka," ujar Iyan.
Iyan menilai tindakan dugaan provokasi tersebut berpotensi merusak jalannya tahapan Pilkades. Ia menambahkan, indikasi provokasi dari oknum serupa juga pernah terjadi pada momen penetapan anggota BPD sebelumnya.
"Ini jelas ada oknum yang sengaja memprovokasi agar terjadi bentrok. Dulu saat penetapan BPD, orang dari kubu 02 juga pernah memprovokasi hingga ricuh, padahal antar-bacalon sebenarnya damai-damai saja," lanjutnya.
Iyan mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpecah belah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Mari kita jaga kampung kita agar tahapan Pilkades ini berjalan aman. Jangan sampai terpancing dan terprovokasi oleh oknum tersebut," tegas Iyan.
Saat ini, kasus tersebut telah ditangani pihak kepolisian setempat. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pelaksanaan kampanye untuk tahapan Pilkades selanjutnya di Desa Sukaringin dipastikan ditiadakan.
Reporter: AL
Via
Headline
Posting Komentar