Sebut Hanya Miskomunikasi, Pihak SMAN 1 Sukawangi Beri Klarifikasi Terkait Penyitaan Ponsel Siswa
.jpg)
Foto tampak depan gedung sekolah
BEKASI, MediaEkspresi.id – Pihak sekolah SMAN 1 Sukawangi memberikan klarifikasi resmi terkait kabar penyitaan ponsel milik salah satu siswa yang sempat memicu perbedaan pemahaman dengan orang tua murid. Pihak sekolah menegaskan bahwa insiden tersebut murni merupakan miskomunikasi dalam penyampaian pesan dari siswa kepada wali murid.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (7/5/2026) ini bermula saat pihak sekolah melakukan tindakan penertiban terhadap siswa yang melakukan pelanggaran aturan ringan.
Kronologi dan Penjelasan Wali Kelas
Wali Kelas 10 H, Sukron, menjelaskan bahwa dirinya memberikan teguran kepada siswa yang melanggar aturan dengan tujuan menjaga kedisiplinan di lingkungan sekolah. Terkait penyitaan ponsel, hal itu dilakukan agar siswa tetap fokus dan tidak terganggu saat jam pelajaran berlangsung.
"Kami menegur siswa yang melanggar aturan ringan agar memanggil orang tua untuk datang ke sekolah setelah jam mata pelajaran selesai. Namun, terjadi salah pemahaman di mana siswa tersebut menyampaikan kepada orang tuanya untuk datang di hari yang berbeda," ujar Sukron saat memberikan keterangan.
Ia menambahkan bahwa perbedaan durasi waktu kedatangan orang tua inilah yang memicu kesan adanya penyitaan ponsel yang berlarut, padahal hal tersebut merupakan bagian dari prosedur pembinaan disiplin.
Ajakan Kolaborasi Pendidikan
Menanggapi dinamika tersebut, Humas SMAN 1 Sukawangi, Komar, menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendidik siswa. Menurutnya, keberhasilan pendidikan karakter dan kedisiplinan tidak bisa hanya dibebankan kepada guru.
"Kami sebagai pendidik mengedepankan kedisiplinan bagi seluruh siswa. Kami mengimbau kepada para orang tua agar senantiasa mendukung apa yang menjadi kewajiban sekolah dan turut memperhatikan pergaulan anak-anak kita guna menjaga mereka dari hal-hal yang tidak diinginkan," tegas Komar.
Pihak sekolah berharap dengan adanya klarifikasi ini, hubungan komunikasi antara wali murid dan sekolah dapat berjalan lebih harmonis demi kepentingan perkembangan pendidikan siswa di SMAN 1 Sukawangi.
Reporter: AL
Posting Komentar