Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Infrastruktur Minim Pengawasan, Proyek Utilitas SMPN 1 Muaragembong Menuai Sorotan Tajam
Infrastruktur

Minim Pengawasan, Proyek Utilitas SMPN 1 Muaragembong Menuai Sorotan Tajam

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
02 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

LSM Baladaya Dian Surahman

BEKASI, MediaEkspresi.id
– Proyek pemeliharaan utilitas di SMPN 1 Muaragembong yang didanai oleh APBD Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2026 menjadi sorotan publik. Pasalnya, pelaksanaan di lapangan diduga dikerjakan asal-asalan akibat lemahnya fungsi pengawasan dari dinas terkait.

Berdasarkan data yang dihimpun, proyek tersebut dikerjakan oleh PT Vinbick Maxindo Kontruksi di bawah naungan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bekasi. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 187.956.000.

Fungsi Kontrol Dipertanyakan

Kondisi di lokasi proyek menunjukkan indikasi kurangnya pengawasan melekat. Salah satu pekerja di lapangan bahkan mengaku tidak mengetahui keberadaan pengawas maupun pelaksana proyek yang bertanggung jawab.

"Kalau konsultan kadang ke sini, tapi kalau pengawas saya kurang tahu juga. Saya bahkan tidak tahu pelaksana yang mana pak," ujar salah seorang pekerja saat ditemui di lokasi, Sabtu (2/5/2026).

Absennya unsur pengawas dan pelaksana di lapangan ini memicu kritik keras dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Baladaya.Dian Surahman, menilai kondisi ini menunjukkan lemahnya kontrol terhadap penggunaan dana publik.

Foto kegiatan pemeliharaan utilitas di SMPN 1 Muaragembong


"Saya menduga proyek ini dikerjakan asal jadi. Bagaimana kualitas pekerjaan bisa terjaga kalau pengawasnya saja tidak ada di lokasi? Ini menandakan fungsi kontrol sangat lemah," tegas Dian.

Desakan Evaluasi Menyeluruh

Dian menambahkan bahwa minimnya kehadiran pengawas membuka celah bagi penurunan kualitas teknis yang berpotensi merugikan masyarakat. Ia mendesak agar Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, segera mengambil tindakan tegas.

"Kami mendesak DCKTR untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek ini. Rakyat berhak atas infrastruktur yang layak karena dibangun dari pajak mereka. Jangan sampai anggaran besar habis, tapi hasilnya tidak memberikan manfaat jangka panjang," imbuhnya.

Belum Ada Klarifikasi

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor dari PT Vinbick Maxindo Kontruksi maupun pihak pengawas dari DCKTR Kabupaten Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan minimnya pengawasan tersebut.

Masyarakat kini menanti langkah konkret dari Pemkab Bekasi untuk memperketat pengawasan di lapangan guna mencegah praktik penyimpangan dan memastikan setiap pembangunan berjalan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.


Reporter: Saimbar

Via Infrastruktur
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar









Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

MEDIA EKSPRESI- 15.51.00 0
Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan
Foto papan informasi  KARAWANG, MediaEkspresi.id — Pelaksanaan proyek Rehabilitasi Sedang/Berat Ruang Guru, Kepala Sekolah, dan TU di SMP Negeri 1 Cilamaya We…

Most Popular

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

17.29.00
Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Pimpin Apel, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Pimpin Apel, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

17.20.00
Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

15.51.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

17.29.00
Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Pimpin Apel, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Pimpin Apel, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

17.20.00
Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

15.51.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi