Bupati TRK Kukuhkan Pengurus DKA Nagan Raya 2025–2029, Targetkan Prestasi di PKA
NAGAN RAYA, MediaEkspresi.id – Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., resmi melantik jajaran pengurus Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Nagan Raya periode 2025–2029. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Anjungan Pendopo Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Kamis (7/5/2026).
Mengangkat tema "Melalui Pemajuan Kesenian Tradisional Daerah Tapeujroeh Marwah Kabupaten Nagan Raya", acara ini dihadiri oleh jajaran unsur pemerintah daerah, tokoh seni, budayawan, serta sejumlah tamu undangan.
Persiapan Menuju Pekan Kebudayaan Aceh (PKA)
Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa TRK ini menekankan bahwa pelantikan ini merupakan langkah awal yang strategis, terutama dalam menyongsong perhelatan akbar Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027 atau 2028 mendatang.
"Nagan Raya harus mulai mempersiapkan diri sebaik-baiknya dari sekarang. Budaya adalah fondasi penting, sehingga saya berharap bapak dan ibu pengurus dapat memberikan perhatian serius dalam persiapannya," ujar TRK.
Ia juga menginstruksikan pengurus DKA yang baru untuk fokus pada pembinaan cabang seni yang diperlombakan dalam PKA serta segera menyusun rencana kerja dan kebutuhan anggaran. Meski terdapat keterbatasan anggaran, TRK optimis Nagan Raya mampu bersaing di level tertinggi.
"Bukan hal yang mustahil bagi Nagan Raya untuk meraih juara terbaik dan mengungguli daerah lain dalam event bergengsi tersebut," tegasnya.
Seni sebagai Benteng Generasi Muda
Selain orientasi prestasi, TRK menitipkan pesan agar DKA menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian seni lokal agar tidak diklaim oleh pihak lain. Ia pun berharap kesenian Nagan Raya mampu menembus panggung internasional.
Lebih lanjut, ia menyoroti peran seni sebagai instrumen sosial untuk memproteksi generasi muda dari pengaruh negatif, khususnya bahaya narkoba. "Dengan melibatkan generasi muda dalam kegiatan seni dan budaya, kita membangun karakter mereka agar tidak mudah terpengaruh hal-hal buruk," pungkasnya.
Komitmen Pelestarian Budaya Heterogen
Ketua Umum DKA Nagan Raya periode 2025–2029, Sulaiman, S.Pd., dalam sambutannya menyatakan bahwa Nagan Raya memiliki kekayaan budaya yang sangat heterogen, termasuk perpaduan kesenian tradisional Aceh dan Jawa yang berkembang pesat di berbagai kecamatan.
"Momentum ini adalah bentuk pengakuan bahwa seni merupakan bagian integral dari pembangunan daerah. Kami berkomitmen bersinergi dengan pemerintah untuk menjaga identitas masyarakat Nagan Raya," kata Sulaiman.
Ia menutup sambutannya dengan mengutip falsafah tiga pilar bangsa: "Dengan seni hidup jadi indah, dengan ilmu hidup jadi mudah, dan dengan agama hidup jadi terarah."
Struktur Kepengurusan
Berdasarkan Surat Keputusan, susunan pengurus harian DKA Kabupaten Nagan Raya periode 2025–2029 dipimpin oleh: Ketua Umum: Sulaiman, S.Pd, Sekretaris: Hanafi, S.Pd.I dan Bendahara: Andri Kurniawan.
Organisasi ini juga diperkuat oleh lima bidang teknis dan 16 komite spesialis. Acara pelantikan diakhiri dengan penampilan seni budaya yang memukau, mulai dari Seudati pimpinan Syeh Indismi, Rapai Saman pimpinan Syeh Ramadi, hingga pertunjukan pamungkas Rapai Tuha.
Reporter: Sofyan
.jpg)
Posting Komentar