Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ragam Ustadz Yayan Sopian: Implementasi Amar Ma’ruf Nahi Munkar Adalah Benteng Utama Cegah Korupsi
Ragam

Ustadz Yayan Sopian: Implementasi Amar Ma’ruf Nahi Munkar Adalah Benteng Utama Cegah Korupsi

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
21 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KARAWANG, MediaEkspresi.id
– Maraknya kasus korupsi yang menjerat oknum pejabat pemerintah memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan. Menanggapi fenomena tersebut, tokoh agama sekaligus pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang, Ustadz Yayan Sopian, S.Ag, menekankan pentingnya mengembalikan nilai-nilai agama dalam birokrasi melalui konsep Amar Ma’ruf Nahi Munkar.

Dalam perbincangan hangat bersama awak media, sosok yang akrab disapa Kang Yayan ini menjelaskan bahwa Amar Ma’ruf Nahi Munkar (mengajak kepada kebaikan dan mencegah keburukan) bukan sekadar anjuran, melainkan kewajiban umat Islam berdasarkan Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 104 dan 110.

Etika Dasar dalam Sistem Politik

Dalam konteks pemerintahan, Kang Yayan menegaskan bahwa implementasi konsep ini berstatus fardu kifayah. Pemerintah bertindak sebagai pelaksana utama melalui kebijakan yang berpihak pada kebenaran, sementara masyarakat berperan aktif melakukan kontrol sosial.

"Ini adalah pondasi etika politik. Pemerintah wajib menegakkan kebajikan, dan masyarakat berhak memberikan peringatan dengan cara yang santun jika terjadi penyimpangan. Ini mencakup penanaman integritas dan perbaikan kebijakan guna mencegah kerusakan moral," ujar Kang Yayan.

Ia juga mengingatkan para pemangku kebijakan dengan mengutip hadis Rasulullah SAW: "Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya" (HR. Bukhari).

"Pejabat itu melayani, bukan dilayani. Gaji dan fasilitas yang mereka nikmati berasal dari keringat rakyat—dari petani, pedagang kecil, hingga buruh. Sangat ironis jika amanah itu dikhianati dengan korupsi," tegasnya.

Bahaya Laten Korupsi dalam Pandangan Islam

Lebih lanjut, Kang Yayan memaparkan empat dampak destruktif korupsi yang harus diwaspadai oleh para pejabat:

• Krisis Kepercayaan (Distrust): Korupsi menghancurkan kepercayaan rakyat. Jika pemimpin berkhianat, umat akan terpecah dan negara menjadi lemah.

• Konsumsi Harta Haram: Mengutip HR. At-Tirmidzi, Kang Yayan mengingatkan bahwa setiap daging yang tumbuh dari harta haram, maka neraka lebih layak baginya. Harta korupsi yang digunakan untuk keluarga hanya akan menjadi "bahan bakar api".

• Terputusnya Rahmat (Laknat): Sesuai HR. Abu Dawud, Allah melaknat penyuap dan penerima suap. Hidup mungkin terlihat kaya, namun hati akan selalu gelisah karena kehilangan berkah.

• Dosa Jariah: Korupsi pada infrastruktur atau layanan publik menciptakan penderitaan yang berkelanjutan. "Jalan rusak atau sekolah ambruk akibat dana disunat bisa memakan korban. Selama dampak buruk itu ada, dosanya akan terus mengalir kepada koruptor meski ia sudah pensiun atau wafat," jelasnya.

Strategi Pencegahan: Menanamkan Rasa Malu

Sebagai langkah konkret pencegahan korupsi, Kang Yayan menawarkan beberapa poin penguatan Amar Ma’ruf Nahi Munkar:

• Pendidikan Nilai: Menerapkan 9 nilai antikorupsi (jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras).

• Kontrol Sosial Aktif: Berani menegur dan melaporkan perilaku koruptif di lingkungan sekitar sebagai bentuk Nahi Munkar.

• Sinergi Kelembagaan: Aparat Penegak Hukum (APH) harus bermitra dengan organisasi kemasyarakatan untuk membangun etika dan moral bangsa.

• Ketegasan Hukum: Pelaksanaan Nahi Munkar harus tetap mengutamakan kewenangan hukum agar tidak menimbulkan kemungkaran yang lebih besar.

"Amar ma’ruf nahi munkar yang efektif bukan sekadar menegur secara lisan, tapi menanamkan nilai-nilai batiniah yang membuat korupsi dianggap sebagai perbuatan yang sangat memalukan dan menjijikkan," pungkasnya.


• Rls/Pri

Via Ragam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Siswa SMK Negeri Compreng Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Pencak Silat BMW Championship

MEDIA EKSPRESI- 15.36.00 0
Siswa SMK Negeri Compreng Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Pencak Silat BMW Championship
SUBANG, MediaEkspresi.id – Keluarga besar SMK Negeri Compreng tengah diselimuti rasa bangga. Dua atlet silat terbaiknya berhasil menorehkan prestasi membangga…

Most Popular

Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bupati TRK dan BNN Segera Teken Nota Kesepakatan Unit Layanan Terpadu P4GN

Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bupati TRK dan BNN Segera Teken Nota Kesepakatan Unit Layanan Terpadu P4GN

11.53.00
Semarak FLS3N Tingkat SD se-Kecamatan Cabangbungin: Ajang Gali Potensi Seni dan Perkuat Karakter Siswa

Semarak FLS3N Tingkat SD se-Kecamatan Cabangbungin: Ajang Gali Potensi Seni dan Perkuat Karakter Siswa

11.39.00
Alarm Keras dari Telagasari: Menguji Integritas Program Makan Bergizi Gratis di Karawang

Alarm Keras dari Telagasari: Menguji Integritas Program Makan Bergizi Gratis di Karawang

22.02.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bupati TRK dan BNN Segera Teken Nota Kesepakatan Unit Layanan Terpadu P4GN

Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bupati TRK dan BNN Segera Teken Nota Kesepakatan Unit Layanan Terpadu P4GN

11.53.00
Semarak FLS3N Tingkat SD se-Kecamatan Cabangbungin: Ajang Gali Potensi Seni dan Perkuat Karakter Siswa

Semarak FLS3N Tingkat SD se-Kecamatan Cabangbungin: Ajang Gali Potensi Seni dan Perkuat Karakter Siswa

11.39.00
Alarm Keras dari Telagasari: Menguji Integritas Program Makan Bergizi Gratis di Karawang

Alarm Keras dari Telagasari: Menguji Integritas Program Makan Bergizi Gratis di Karawang

22.02.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi