Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ragam Polemik Anggaran Publikasi DPRD Purwakarta 2025: Selisih Data dan Penjelasan Sekwan Menuai Sorotan
Ragam

Polemik Anggaran Publikasi DPRD Purwakarta 2025: Selisih Data dan Penjelasan Sekwan Menuai Sorotan

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
10 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


PURWAKARTA, MediaEkspresi.id
– Tata kelola anggaran publikasi di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta untuk tahun anggaran 2025 kini berada di bawah "mikroskop" publik. Munculnya perbedaan signifikan antara data anggaran resmi dengan penjelasan otoritas sekretariat dewan memicu pertanyaan besar mengenai transparansi dan akuntabilitas lembaga legislatif tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun tim media pada Jumat (10/4/2026), anggaran untuk pos Publikasi dan Dokumentasi ditetapkan sebesar Rp606.754.001, dengan angka realisasi yang mencapai Rp597.929.000.

Selain itu, ketimpangan data juga terlihat pada pos belanja jasa iklan, reklame, film, dan pemotretan. Tercatat pagu anggaran sebesar Rp491.250.000 dengan realisasi sebesar Rp482.650.000. Angka-angka ini dinilai tidak sinkron dengan penjelasan lisan yang disampaikan pihak sekretariat.

Klarifikasi Sekwan: "Bukan Murni Publikasi"

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Purwakarta, Rudi Hartono, memberikan klarifikasi saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp. Menurutnya, anggaran publikasi tahun 2025 sebenarnya hanya diperuntukkan bagi tiga agenda utama:

• Publikasi Hari Jadi Purwakarta: Rp75.000.000

• Ucapan Selamat Pelantikan Bupati: Rp75.000.000

• Iklan Hari Raya

"Kalau dihitung, totalnya hanya sekitar Rp459.000.000," tegas Rudi.

Rudi secara eksplisit membantah adanya realisasi anggaran sebesar Rp597 juta untuk kepentingan publikasi semata. Ia berdalih bahwa sebagian besar dana dalam pos tersebut dialokasikan untuk kebutuhan operasional internal dewan.

"Anggaran besar itu tidak murni untuk publikasi. Banyak digunakan untuk kebutuhan kegiatan dewan seperti rapat paripurna, kegiatan luar, serta penyambutan tamu. Di sini juga ada PPTK, Bu Ari, yang menangani teknisnya," jelasnya.

Sorotan Anggaran Kebersihan dan Legalitas Pengelolaan

Ketidakpastian data publikasi ini hanyalah puncak gunung es. Publik juga menyoroti anggaran tenaga kebersihan di lingkungan DPRD Purwakarta yang angkanya disebut-sebut menembus Rp1 miliar pada tahun 2025. Tingginya alokasi untuk pos non-prioritas ini dinilai perlu diaudit ulang guna memastikan efisiensi anggaran daerah.

Dari perspektif hukum, inkonsistensi antara dokumen anggaran (DPA/APBD) dengan pernyataan pejabat publik dapat berimplikasi serius. Sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan PP No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, setiap penggunaan rupiah harus memenuhi prinsip:

• Transparansi: Keterbukaan informasi kepada publik.

• Akuntabilitas: Dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan administratif.

• Efisiensi: Penggunaan dana yang tepat sasaran dan tidak berlebihan.

Jika terbukti ada perbedaan antara realisasi lapangan dengan dokumen administrasi, hal ini dapat dikategorikan sebagai maladministrasi atau pelanggaran administrasi keuangan, yang bahkan bisa mengarah pada indikasi penyimpangan jika ditemukan unsur kesengajaan.

Catatan Kritis: Krisis Kepercayaan Publik

Menanggapi fenomena ini, pengamat kebijakan publik menilai bahwa DPRD Purwakarta harus segera melakukan klarifikasi resmi secara administratif, bukan sekadar melalui pesan singkat. Beberapa poin krusial yang harus dijawab adalah:

• Sinkronisasi Data: Mengapa terdapat selisih ratusan juta rupiah antara pagu anggaran dengan klaim lisan Sekwan?

• Relevansi Anggaran: Apakah anggaran kebersihan dan publikasi sebesar itu sebanding dengan manfaat yang dirasakan masyarakat?

• Urgensi Audit: Perlukah badan pemeriksa independen turun tangan untuk membedah struktur belanja DPRD demi menghindari krisis kepercayaan?

Masyarakat Purwakarta menanti keterbukaan. Sebagai representasi rakyat, DPRD seharusnya menjadi teladan dalam efisiensi anggaran, bukan justru terjebak dalam polemik angka yang membingungkan.


Reporter: RM/Tim

Via Ragam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

SDN Cikalong 1 Borong Prestasi, Sabet Gelar Juara Umum O2SN dan FLS2N Tingkat Kecamatan

MEDIA EKSPRESI- 14.10.00 0
SDN Cikalong 1 Borong Prestasi, Sabet Gelar Juara Umum O2SN dan FLS2N Tingkat Kecamatan
KARAWANG, MediaEkspresi.id – SDN Cikalong 1 berhasil mengukuhkan posisinya sebagai sekolah berprestasi setelah sukses meraih predikat Juara Umum dalam gelara…

Most Popular

Polemik Dugaan Kericuhan Musdes Pantai Sederhana, Perangkat Desa Berikan Klarifikasi

Polemik Dugaan Kericuhan Musdes Pantai Sederhana, Perangkat Desa Berikan Klarifikasi

13.48.00
Semarakkan Talenta Muda, Cilamaya Wetan Gelar O2SN, FLS2N, dan Oltrad Tingkat SD 2026

Semarakkan Talenta Muda, Cilamaya Wetan Gelar O2SN, FLS2N, dan Oltrad Tingkat SD 2026

13.06.00
Geram Atas Indisipliner ASN, Bupati Karawang Ancam Mutasi Pejabat yang Mangkir Briefing

Geram Atas Indisipliner ASN, Bupati Karawang Ancam Mutasi Pejabat yang Mangkir Briefing

18.34.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Polemik Dugaan Kericuhan Musdes Pantai Sederhana, Perangkat Desa Berikan Klarifikasi

Polemik Dugaan Kericuhan Musdes Pantai Sederhana, Perangkat Desa Berikan Klarifikasi

13.48.00
Semarakkan Talenta Muda, Cilamaya Wetan Gelar O2SN, FLS2N, dan Oltrad Tingkat SD 2026

Semarakkan Talenta Muda, Cilamaya Wetan Gelar O2SN, FLS2N, dan Oltrad Tingkat SD 2026

13.06.00
Geram Atas Indisipliner ASN, Bupati Karawang Ancam Mutasi Pejabat yang Mangkir Briefing

Geram Atas Indisipliner ASN, Bupati Karawang Ancam Mutasi Pejabat yang Mangkir Briefing

18.34.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi