Cuaca Ekstrem Terjang Lembang: Puluhan Rumah di Cihideunggudang Rusak Berat, Warga Harapkan Bantuan Cepat
BANDUNG BARAT, MediaEkspresi.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Sabtu (4/4/2026). Akibat peristiwa ini, puluhan rumah warga di Kampung Cihideunggudang dilaporkan mengalami kerusakan serius.
Kronologi Kejadian
Salah satu warga terdampak, Kamaludin, menceritakan detik-detik mencekam saat angin kencang menyapu permukiman di RT 01/RW 04, Desa Gudangkahuripan. Menurutnya, gejala cuaca buruk mulai terlihat sejak siang hari.
"Awalnya muncul awan tebal yang disertai angin kencang dan hujan lebat sekitar pukul 13.30 WIB. Kejadian berlangsung lebih dari satu jam. Tak lama kemudian, angin kencang datang dari arah selatan Kota Bandung dan langsung menyapu rumah saya serta rumah warga lainnya," ujar Kamaludin saat memberikan keterangan kepada awak media.
Dampak Kerusakan
Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lapangan, dampak dari terjangan angin kencang ini cukup masif:
• Pemukiman: Sedikitnya 70 rumah warga terdampak yang tersebar di empat wilayah RW.
• Tingkat Kerusakan: Dari total tersebut, 25 rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga nyaris ludes.
• Infrastruktur & Lingkungan: Sejumlah pohon besar tumbang di sekitar lokasi kejadian.
• Lalu Lintas: Hujan deras memicu genangan air di badan jalan yang mengakibatkan kemacetan panjang di jalur utama Lembang.
Harapan Warga Terhadap Pemerintah
Mengingat banyaknya warga yang kehilangan tempat tinggal dan kerusakan harta benda, Kamaludin mendesak Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan instansi terkait untuk segera turun tangan.
"Kami sangat berharap kepada Pemerintah Daerah Bandung Barat dan Dinas Sosial untuk secepatnya menyalurkan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak akibat ganasnya angin ini," tegas Kamaludin.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi atau tanggapan dari pihak Pemerintah Daerah maupun Dinas Sosial setempat terkait skema bantuan darurat bagi para korban.
Reporter: Ramaldi
.jpg)
Posting Komentar