BTS Telkomsel Beroperasi, Desa Kuripan OKI Resmi Merdeka Sinyal
OKI, MediaEkspresi.id — Penantian panjang masyarakat Desa Kuripan, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) akan akses komunikasi berkualitas akhirnya membuahkan hasil. Kehadiran Base Transceiver Station (BTS) COMBAT dari Telkomsel melalui program "Internet Gotong Royong" resmi mengakhiri masa blank spot di wilayah tersebut.
Kini, sinyal 4G telah aktif sepenuhnya, memberikan perubahan signifikan bagi mobilitas dan produktivitas warga setempat yang selama bertahun-tahun terisolasi dari akses informasi digital.
Kepala Desa Kuripan, Yoni Yama, menyatakan bahwa kehadiran jaringan internet stabil merupakan kebutuhan mendesak untuk menunjang aktivitas pendidikan hingga penguatan ekonomi desa.
“Setelah kunjungan Bapak Bupati beberapa waktu lalu, tower COMBAT ini mulai beroperasi. Dengan adanya sinyal 4G, masyarakat sangat terbantu. Akses informasi dan komunikasi kini jauh lebih lancar dibanding sebelumnya,” ungkap Yoni, Kamis (9/4).
Manfaat ini dirasakan langsung oleh warga, salah satunya Siti (34). Ia mengaku tak lagi kesulitan untuk sekadar menghubungi kerabat. "Dulu kalau mau telepon atau kirim pesan harus cari tempat tertentu yang ada sinyal. Sekarang dari rumah saja sudah lancar, bahkan bisa video call," tuturnya dengan nada syukur.
Kolaborasi Pemerintah dan Provider
Peninjauan operasional BTS di lapangan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten OKI, Adi Yanto. Ia menjelaskan bahwa penyediaan layanan 4G di Teluk Gelam merupakan manifestasi dari kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten OKI dan Telkomsel.
Program Internet Gotong Royong ini memiliki pendekatan unik, yakni memanfaatkan infrastruktur lokal yang sudah ada—seperti menara Wi-Fi desa, gedung walet, ruko, hingga menara masjid—sebagai dudukan perangkat pemancar.
“Semangatnya adalah gotong royong menuju desa merdeka sinyal. Pemanfaatan infrastruktur lokal ini efektif menekan biaya pembangunan bagi penyedia layanan, namun tetap mampu menghadirkan jaringan andal bagi masyarakat,” jelas Adi.
Perluasan Jangkauan di Kabupaten OKI
Hingga saat ini, tercatat sudah delapan desa di Kabupaten OKI yang berhasil mengentaskan masalah sinyal melalui program serupa, antara lain:
• Kecamatan Mesuji Raya: Desa Balian
• Kecamatan Mesuji: Desa Karya Mukti
• Kecamatan Lempuing: Desa Suka Mulya
• Kecamatan Pedamaran Timur: Desa Pulau Geronggang
• Kecamatan Pangkalan Lampam: Desa Deling
• Kecamatan Mesuji Makmur: Desa Pematang Bina Tani
Untuk wilayah Teluk Gelam sendiri, selain Desa Kuripan, Desa Panca Tunggal Benawa dan Desa Sinar Harapan Mulya juga telah resmi keluar dari status blank spot.
Ke depan, Adi berharap infrastruktur COMBAT yang bersifat mobile ini dapat ditingkatkan menjadi infrastruktur permanen oleh pihak Telkomsel. Langkah ini dinilai perlu guna memastikan kualitas sinyal tetap optimal dan mampu mendukung keberlanjutan ekonomi digital di pedesaan secara jangka panjang.
Reporter: Sihabbudin
.jpg)
Posting Komentar