Bekerja dengan Seimbang, Bertumbuh dengan Kuat di Pelindo Multi Terminal
MEDAN, MediaEkspresi.id – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), sebagai subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang berfokus pada operasional terminal nonpetikemas, terus memperkuat komitmennya terhadap kesejahteraan pekerja. Hal ini diwujudkan melalui penguatan program employee well-being guna menjaga keseimbangan kesehatan fisik, mental, finansial, dan sosial di lingkungan perusahaan, Kamis (09/04).
Langkah strategis ini diambil mengingat dinamika sektor logistik yang kian kompleks. Di era saat ini, produktivitas tidak lagi hanya bersandar pada kemampuan teknis semata, melainkan juga pada kesiapan mental dan ketahanan individu agar tetap adaptif serta tidak rapuh (anti-fragile) dalam menghadapi perubahan global.
Membangun Resiliensi di Tengah Perubahan
Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, menegaskan bahwa pelabuhan memegang peranan krusial sebagai mata rantai logistik nasional. Kelancaran arus barang merupakan hasil sinergi seluruh ekosistem yang terlibat.
"Kita patut bersyukur menjadi bagian dari sektor vital distribusi barang. Namun, kita harus menyadari dunia terus berubah dinamis dengan berbagai tekanan yang tidak terhindarkan," ujar Edi dalam Sharing Session BREATH (Balancing, Resilience, Energy, and Health) edisi ke-31 bertema “Resilience & Mindfulness: Stronger, Together, One Pelindo”.
Kegiatan yang berlangsung di Grha Pelindo Medan pada Selasa (07/04) ini diikuti secara hibrida oleh insan perusahaan di seluruh wilayah kerja SPMT. Edi menekankan bahwa menghadapi kondisi tersebut membutuhkan sikap resiliensi.
"Resiliensi bukan sekadar bertahan, tapi kemampuan untuk bangkit dari kegagalan dan menjadi lebih kuat (anti-fragile) di bawah tekanan. Dengan pengendalian diri dan fokus, kita akan terus memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan dan masyarakat," tambahnya.
Pentingnya Keseimbangan Mental untuk Produktivitas
Hadir sebagai narasumber, Coach Trie Setiatmoko (Coach Tiko) dari ESQ Coaching Academy memaparkan keterkaitan antara tubuh, perasaan, dan pikiran terhadap kinerja. Mengutip riset University of Oxford (2019), ia menyebutkan bahwa karyawan yang bahagia terbukti 13% lebih produktif.
Tiko menjelaskan bahwa seringkali energi negatif muncul karena manusia terjebak pada masa lalu atau kecemasan masa depan. Solusinya adalah mindfulness—hadir sepenuhnya di masa kini.
Metode 3R untuk Keseimbangan Kerja:
• Relax: Menenangkan diri dari ketegangan.
• Release: Melepaskan beban pikiran yang menghambat.
• Refocus/Reconnecting: Mengarahkan kembali energi pada tujuan positif.
"Dengan mengelola respons melalui konsep Event+Response=Outcome, kita dapat menciptakan hasil yang lebih positif di lingkungan kerja," jelas Tiko.
Apresiasi untuk Para Purnabakti
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi jangka panjang, dalam kesempatan yang sama SPMT juga memberikan penghargaan kepada sembilan purnabakti dari berbagai unit kerja. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi perusahaan atas pengabdian para insan yang telah menyelesaikan masa tugasnya dengan gemilang.
Melalui rangkaian program ini, Pelindo Multi Terminal berharap seluruh karyawannya mampu mengelola emosi dan pikiran dengan baik, guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan penuh energi positif secara berkelanjutan.
Reporter: Hendra Syahputra
.jpg)
Posting Komentar