Lalai Bakar Sampah, Rumah dan Traktor Milik Warga Jrakah Pemalang Ludes Terbakar
PEMALANG, MediaEkspresi.id – Kelalaian dalam membakar sampah kembali memicu bencana. Akibat api yang ditinggalkan saat masih menyala, sebuah bangunan rumah yang difungsikan sebagai gudang pertanian di Desa Jrakah, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, hangus dilalap si jago merah pada Kamis (12/3/2026).
Insiden nahas ini menimpa Abdul Ghani (61), warga RT 005/001 Desa Jrakah. Tidak hanya bangunan, satu unit traktor pertanian dan empat buah sepeda onthel milik korban turut ludes menjadi abu.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan Anggota Damkar Pos Pemalang, Sodikin, peristiwa bermula dari aktivitas pembersihan lahan di belakang rumah korban. Seseorang yang diduga merupakan pekerja suruhan pemilik rumah baru saja selesai memotong pohon.
"Setelah selesai memotong pohon, orang tersebut membakar tumpukan daun dan ranting kering. Namun, api ditinggalkan begitu saja dalam kondisi masih menyala," ujar Sodikin saat dikonfirmasi media.
Kondisi material yang kering membuat api cepat membesar dan merambat ke tumpukan kayu di sekitar lokasi. Dalam waktu singkat, api menjalar ke area gudang alat pertanian dan membakar seluruh isinya.
Upaya Pemadaman dan Kerugian
Pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Pemalang menerima laporan warga pada pukul 17.35 WIB. Petugas segera meluncur ke lokasi dan tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 17.55 WIB.
Berkat kesigapan petugas, api berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar 15 menit.
"Penanganan pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 18.10 WIB setelah regu pemadam berjibaku memutus perambatan api," imbuh Sodikin.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Adapun rincian aset yang terbakar meliputi:
• 1 Unit Traktor Pertanian
• 4 Unit Sepeda Onthel
• Sejumlah karung pupuk
• Bangunan gudang/rumah
Total kerugian ditaksir mencapai Rp30.000.000. Atas kejadian ini, pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan bakaran sampah tanpa pengawasan, terutama di area yang berdekatan dengan benda mudah terbakar.
Reporter: Ragil
.jpg)
Posting Komentar