Kemendagri dan Pemkab Nagan Raya Tinjau Jembatan Putus di Blang Tripa, Upayakan Percepatan Perbaikan
NAGAN RAYA, MediaEkspresi.id – Perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jembatan yang putus di Dusun Blang Tripa, Desa Alue Wakie, Kecamatan Darul Makmur, Jumat (27/03/2026) sore. Langkah ini diambil untuk mengevaluasi tingkat kerusakan guna mempercepat pemulihan akses transportasi warga yang lumpuh total.
Evaluasi Teknis di Lapangan
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Dr. Simule Tombo, Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus, dan DPOD Kemendagri, didampingi oleh Teuku Raja Keumangan serta tim teknis dari Kemendagri. Hadir pula jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Nagan Raya untuk memberikan data pendukung terkait dampak bencana.
Tim melakukan pemeriksaan mendalam terhadap beberapa komponen krusial, meliputi:
• Struktur Jembatan: Evaluasi pilar, abutment, girder, dan sambungan struktur.
• Analisis Stabilitas: Pemetaan kondisi tanah di sekitar pilar dan aliran sungai guna mengantisipasi risiko erosi susulan.
• Kekuatan Material: Penilaian terhadap sisa struktur rangka baja untuk menentukan kelayakan renovasi atau pembangunan ulang.
Dampak Serius Pasca Banjir Bandang
Jembatan rangka baja sepanjang 135 meter tersebut merupakan urat nadi yang menghubungkan Dusun Gunung Kong dengan Blang Tripa. Akibat banjir bandang pada November 2025 lalu, sekitar 50 meter badan jembatan hanyut terbawa arus.
Kondisi ini mengakibatkan sedikitnya 100 Kepala Keluarga (KK) terdampak secara ekonomi dan sosial. Hingga saat ini, warga terpaksa menggunakan perahu sebagai satu-satunya moda transportasi penyeberangan, yang tentunya memiliki risiko keamanan tinggi terutama saat cuaca buruk.
Dukungan Keamanan dan Harapan Warga
Kapolsek Darul Makmur, IPTU Ade Haidir, yang turut mendampingi rombongan, menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen mengawal proses penanganan ini dari sisi keamanan dan koordinasi di lapangan.
"Kami melakukan pendampingan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Koordinasi terus dilakukan dengan pihak terkait agar pembangunan akses darurat maupun permanen segera terealisasi, mengingat jembatan ini adalah jalur vital bagi masyarakat," ujar IPTU Ade Haidir.
Melalui peninjauan ini, diharapkan pemerintah pusat dan daerah dapat segera menyinergikan anggaran untuk pembangunan kembali jembatan, sehingga isolasi wilayah Blang Tripa dapat segera teratasi.
Reporter: Sofyan
.jpg)
Posting Komentar