Fantastis! Anggaran Perjalanan Dinas Dinkes Lampung Tembus Rp13 Juta per Hari
LAMPUNG, MediaEkspresi.id – Ketua Integrity Media Forum (IMF), Indra Segalo Galo, mengkritisi besarnya alokasi anggaran perjalanan dinas di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung. Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran tersebut mencapai Rp5.022.862.000 sepanjang tahun anggaran 2025.
Indra menilai angka tersebut sangat fantastis dan berpotensi menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Jika dikalkulasikan secara rata-rata, penggunaan dana tersebut mencapai sekitar Rp13,7 juta per hari.
"Anggaran perjalanan dinas hingga miliaran rupiah tentu menjadi sorotan. Jika dirata-ratakan mencapai belasan juta per hari, ini perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi atau kecurigaan publik," ujar Indra saat memberikan keterangan pada Minggu (15/03/2026).
Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Indra menegaskan bahwa sektor kesehatan adalah prioritas utama yang dibiayai oleh dana publik. Oleh karena itu, pengelolaannya wajib menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ia mendesak lembaga pengawas, seperti Inspektorat Provinsi Lampung, untuk turun tangan melakukan pemeriksaan mendalam.
Beberapa poin krusial yang diminta untuk diperiksa antara lain:
• Kesesuaian Standar Biaya: Apakah nilai tersebut masih dalam koridor standar biaya yang diatur pemerintah.
• Validitas SPJ: Memastikan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) sinkron dengan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
• Output Perjalanan: Menilai apakah perjalanan dinas tersebut berkontribusi langsung pada peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
"Sorotan ini bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan bentuk kontrol sosial. Kami ingin memastikan anggaran daerah benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi rakyat," tegasnya.
Konfirmasi Pihak Terkait
Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih berupaya mendapatkan penjelasan resmi dari pihak Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Namun, upaya konfirmasi langsung di kantor dinas terkait belum membuahkan hasil. Menurut informasi dari staf di lokasi, Kepala Dinas kerap dilaporkan sedang tidak berada di tempat.
Reporter: Juliansyah
.jpg)
Posting Komentar