Sinergi YBM PLN dan Mahasiswa KKN IAI Hamzanwadi Pancor Hijaukan Kesadaran Lingkungan di Tibu Bunter
LOMBOK TIMUR, MediaEkspresi.id – Upaya pelestarian alam dan pengembangan potensi wisata lokal mendapat momentum baru melalui kolaborasi strategis antara YBM PLN dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAI Hamzanwadi Pancor Desa Jeruk Manis 2026. Kegiatan eksplorasi dan edukasi lingkungan ini dipusatkan di objek wisata Tibu Bunter, Dusun Erat Tanggek Mayung, Desa Jeruk Manis, Kamis (12/2/2026).
Edukasi Interaktif dan Konservasi Air
Dalam kegiatan ini, YBM PLN memberikan kontribusi nyata melalui sesi edukasi interaktif. Materi yang disampaikan berfokus pada langkah praktis menjaga ekosistem air dan meminimalisir jejak negatif aktivitas manusia terhadap alam.
Salah satu poin utama yang diperkenalkan adalah praktik kionering, sebuah metode konservasi air yang dinilai efektif untuk menjaga stabilitas debit air di kawasan air terjun.
Eksplorasi Potensi Wisata Berkelanjutan
Mahasiswa KKN IAI Hamzanwadi Pancor turut melakukan pemetaan mendalam terhadap potensi Tibu Bunter. Fokus pengamatan mereka meliputi:
• Identifikasi Keanekaragaman Hayati: Mendata flora dan fauna lokal di sekitar area wisata.
• Analisis Tantangan Lingkungan: Memetakan risiko kerusakan alam akibat aktivitas pariwisata.
• Dialog Sosial: Berinteraksi langsung dengan warga setempat guna menyerap aspirasi terkait pengembangan wisata yang berbasis pemberdayaan masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga Tibu Bunter bukan hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi sebagai aset ekologis yang berharga bagi anak cucu nanti," ujar perwakilan Pengelola Tibu Bunter dari unsur pemuda setempat.
Dukungan Masyarakat dan Harapan Masa Depan
Kegiatan ini disambut antusias oleh para pengunjung dan perangkat dusun. Keterlibatan aktif pengunjung dalam sesi tanya jawab menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap isu lingkungan jika dikemas dengan cara yang menarik dan edukatif.
Dukungan penuh dari perangkat Dusun Erat Tanggek Mayung menjadi sinyal positif bahwa kolaborasi antara akademisi, lembaga sosial (YBM PLN), dan masyarakat dapat menjadi katalisator bagi terciptanya destinasi wisata yang berkelanjutan di Kabupaten Lombok Timur.
• Sanusi

Posting Komentar