Pemerintah Kecamatan Banyusari Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1447 H sebagai Wujud Tasyakur bi Nikmat
KARAWANG, MediaEkspresi.id – Dalam rangka memperkuat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan, Pemerintah Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Acara yang mengusung semangat Tasyakur bi Nikmat ini dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Banyusari pada Rabu (12/02/2026).
Kegiatan religi tersebut dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan Banyusari, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat lantunan ayat suci Al-Qur'an menggema, mengawali rangkaian acara.
Meneladani Akhlak Rasulullah
Ketua MUI Kecamatan Banyusari, KH. Abdul Somad, S.Ag., yang hadir sebagai penceramah menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi diutusnya Nabi Muhammad SAW. Mengutip hadis riwayat Al-Baihaqi, beliau menegaskan pentingnya penyempurnaan moral bagi umat manusia.
"Innama Bu’itstu Li Utammima Makarimal Akhlak", yang berarti sesungguhnya Rasulullah SAW diutus hanya untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak. Beliau menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen untuk mengambil i’tibar (pelajaran).
"Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pengetahuan yang mampu menggerakkan kita untuk mengambil makna di balik mukjizat tersebut, terutama dalam memperbaiki perilaku dan moralitas kita sehari-hari," ujar KH. Abdul Somad dalam tausiyahnya.
Doa untuk Kepemimpinan yang Adil
Lebih lanjut, KH. Abdul Somad mengutip Surat Al-Isra ayat 1 dan mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk mendoakan para pemimpin agar senantiasa menjadi Imamun Adilun. Beliau berharap setiap pemimpin, baik di ranah pemerintahan maupun dalam lingkup rumah tangga, mampu menempatkan segala sesuatu pada tempatnya dan menegakkan kebenaran.
"Semoga pemimpin kita diberikan kekuatan untuk menjalankan amanah sesuai perintah Allah SWT, memperbaiki kerusakan, dan membawa negeri kita menuju Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofur—negeri yang baik dan penuh keberkahan," tuturnya.
Acara yang berlangsung tertib ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama sebagai simbol harapan akan keselamatan dan kesejahteraan bagi masyarakat Banyusari khususnya, serta bangsa Indonesia pada umumnya.
• Agus JP

Posting Komentar