Sampah Menumpuk di Kali Srengseng Hilir, Ancam Lingkungan Sekitar
BEKASI, MediaEkspresi.id – Kondisi Kali Srengseng Hilir yang membelah Desa Sukakerta dan Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, kini dalam kondisi memprihatinkan. Hamparan sampah padat tampak menutupi seluruh badan sungai, menciptakan pemandangan kumuh sekaligus ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (16/2/2026), berbagai jenis limbah, terutama sampah rumah tangga dan plastik, menumpuk hingga membentuk "daratan" di atas air. Selain menghambat aliran sungai, tumpukan sampah tersebut mengeluarkan aroma busuk yang menyengat, memicu keresahan warga yang bermukim di sepanjang aliran kali.
Keluhan Warga dan Tudingan Kelalaian Dinas
Kondisi yang tak kunjung tertangani ini memicu kegeraman warga. Ali (30), salah seorang warga setempat, menyampaikan kritik keras terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Bekasi yang dinilai lamban dan tidak responsif.
"DLHK seolah tidak berdaya menangani ini. Kenapa sampah sampai menggunung dan dibiarkan begitu saja di sungai? Ini menunjukkan kinerja yang sangat buruk dalam pengelolaan sampah daerah," tegas Ali saat ditemui di lokasi, Senin (16/2).
Ali menambahkan bahwa wilayah tersebut merupakan zona rawan banjir. Keberadaan sampah yang menutupi badan sungai dikhawatirkan akan memperparah dampak luapan air saat intensitas hujan tinggi.
"Jika banjir besar terjadi dan sampah ini belum diangkut, limbah ini akan hanyut dan berserakan ke pemukiman warga. Kami sudah lama menghadapi masalah ini tanpa ada solusi nyata. Janji-janji pemerintah selama ini terasa seperti omong kosong karena faktanya tidak ada perubahan di lapangan," keluhnya.
Alarm Keras bagi Pemerintah Daerah
Keberadaan gunungan sampah yang dibiarkan berlarut-larut ini mencerminkan lemahnya koordinasi dan pengawasan dari pihak terkait. Padahal, secara tupoksi, DLHK memiliki tanggung jawab penuh dalam pengangkutan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan fasilitas publik, termasuk aliran sungai.
Kondisi di Kali Srengseng Hilir kini menjadi alarm keras bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kelalaian dalam menangani masalah ini tidak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat serta merusak ekosistem air.
Hingga berita ini diturunkan, pihak DLHK Kabupaten Bekasi belum memberikan pernyataan resmi maupun konfirmasi terkait langkah penanganan segera untuk membersihkan tumpukan sampah di lokasi tersebut. Masyarakat berharap ada tindakan konkret berupa pengangkutan sampah secara masif agar fungsi sungai kembali normal dan ancaman banjir dapat diminimalisir.
• Saimbar

Posting Komentar