Panen Raya Rambutan, Pedagang di Pemalang Raup Omzet Belasan Juta Rupiah per Hari
PEMALANG, mediaekspresi.id – Puncak musim panen rambutan yang berlangsung sejak Januari hingga Maret tahun ini membawa berkah melimpah bagi para pedagang buah. Di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, seorang pedagang sukses meraup omzet hingga belasan juta rupiah setiap harinya berkat tingginya permintaan pasar.
Riswanto (41), pemilik lapak buah di Jalan Pemuda, Kelurahan Mulyoharjo, mengaku kewalahan melayani pembeli. Meski hanya berjualan di lapak sederhana, ia mampu memasok dan menjual sedikitnya 4 hingga 5 ton rambutan setiap hari.
Strategi Harga dan Kualitas
Keberhasilan Riswanto bukan tanpa alasan. Ia menerapkan strategi distribusi langsung untuk menekan harga jual agar tetap kompetitif.
"Buah rambutan saya datangkan langsung dari petani di Kabupaten Jepara, sehingga bisa dijual di bawah harga rata-rata pasar," ujar Riswanto saat ditemui di lapaknya, Selasa (3/2/2026).
Lapak yang buka sejak pukul 05.00 WIB ini menawarkan berbagai varietas populer, di antaranya:
• Rambutan Binjai
• Rambutan Lebak
• Rambutan Rapiah
Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp9.000 hingga Rp25.000 per kilogram, tergantung jenis dan kualitasnya. Dengan volume penjualan yang masif, Riswanto mampu mengantongi pendapatan kotor (omzet) berkisar antara Rp15 juta hingga Rp22 juta per hari.
Kepuasan Pelanggan
Harga miring dan kesegaran buah menjadi daya tarik utama bagi warga Pemalang. Pipin, salah satu pelanggan setia, mengaku rutin berbelanja di tempat Riswanto karena kualitas barangnya yang konsisten.
"Tadi beli dua kilogram hanya Rp18.000. Saya hampir setiap hari ke sini karena harganya murah dan buahnya manis," ungkap Pipin.
Wujudkan Mimpi Umrah
Bagi Riswanto, musim panen tahun ini terasa sangat istimewa. Pria yang telah menggeluti usaha buah selama beberapa tahun ini berencana menyisihkan keuntungan panen raya kali ini untuk keperluan religius.
"Alhamdulillah, hasil penjualan tahun ini akan saya gunakan untuk mewujudkan impian keluarga pergi umrah. Semoga berkah," pungkasnya dengan nada optimistis.
Reporter: Ragil
Editor: Ata Priatna

Posting Komentar