Jelang Pilkades Jayalaksana, Obay Hendra Winandar Gencar Galang Doa Restu Ulama dan Tokoh Masyarakat
BEKASI, MediaEkspresi.id – Peta kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jayalaksana kini mulai menghangat. Bakal Calon Kepala Desa, Obay Hendra Winandar, secara intensif terus bergerak melakukan safari silaturahmi ke berbagai lapisan masyarakat. Fokus utama pergerakannya kali ini adalah memohon doa restu kepada para tokoh ulama di wilayah Kecamatan Cabangbungin, Bekasi, Rabu (11/2/2026).
Mencari Keberkahan dan Dukungan Moral
Langkah Obay Hendra Winandar yang turun langsung menemui para kiai dan tokoh agama bukan tanpa alasan. Ia menegaskan bahwa dukungan moral dan spiritual dari para guru bangsa di tingkat desa adalah fondasi utama sebelum melangkah lebih jauh dalam bursa pencalonan.
"Kami ingin mendapatkan keberkahan dalam pencalonan ini. Bagi saya, doa restu dari tokoh agama bukan sekadar formalitas, melainkan kekuatan spiritual dan dukungan moral agar niat tulus membangun Desa Jayalaksana senantiasa berada di jalan yang diridhai," ujar Obay.
Selain mengunjungi kediaman para ulama, Obay juga terlihat aktif menghadiri berbagai acara keagamaan dan berbaur langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi serta mempererat tali persaudaraan.
Respon Positif Tokoh Masyarakat
Kehadiran Obay Hendra Winandar disambut hangat oleh para tokoh setempat. H. Sairan, salah satu tokoh masyarakat yang ditemui, memberikan apresiasi atas sikap rendah hati dan niat baik sang bakal calon.
"Kami selaku tokoh masyarakat menyambut baik niat saudara Obay. Kami siap memberikan dukungan serta mendoakan agar apa yang menjadi cita-citanya untuk memimpin Desa Jayalaksana dapat tercapai dan membawa perubahan positif bagi kita semua," ungkap H. Sairan saat dimintai keterangan.
Langkah Mantap Menuju Jayalaksana Satu
Dengan mengalirnya dukungan dari tokoh ulama dan elemen masyarakat, Obay Hendra Winandar menyatakan dirinya semakin mantap untuk berkompetisi dalam Pilkades Jayalaksana. Fokus utamanya adalah memastikan seluruh proses pencalonan berjalan lancar, damai, dan penuh keberkahan.
Strategi "jemput bola" dengan berjalan kaki menyusuri gang dan menyambangi rumah warga diharapkan mampu menciptakan kedekatan emosional yang kuat antara pemimpin dan rakyatnya di masa depan.
• Roan

Posting Komentar