H. Moch Dimyati Bantah Keterlibatan Dapur SPPG dalam Pengiriman MBG ke SMK Swasta di Cilamaya Wetan
![]() |
| Ilustrasi |
KARAWANG, MediaEkspresi.id – Anggota DPRD Kabupaten Karawang, H. Moch Dimyati, secara tegas melayangkan sanggahan terhadap pemberitaan yang menyeret namanya terkait distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bantahan ini merespons pernyataan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMK swasta di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, yang mengklaim menerima pasokan MBG dari dapur SPPG milik Dimyati melalui kesepakatan yang dinilai kontroversial.
Dalam pernyataan resminya pada Kamis (13/2/2026), H. Moch Dimyati menyatakan bahwa narasi yang beredar di media tersebut merupakan informasi sepihak yang tidak berlandaskan fakta.
Poin-Poin Klarifikasi Utama
H. Moch Dimyati menyoroti beberapa poin krusial terkait polemik ini:
• Bantahan Kerjasama: Beliau menegaskan tidak pernah ada pengiriman, apalagi perjanjian sebagaimana yang disebutkan pada poin ketujuh dalam pemberitaan salah satu media.
• Transparansi Program: MBG adalah program resmi pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi siswa. Dimyati menekankan bahwa distribusi program ini harus dijalankan secara transparan kepada seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, tanpa praktik di bawah tangan.
• Tuntutan Klarifikasi: Dimyati mendesak pihak Kepsek SMK yang bersangkutan untuk segera mengklarifikasi pernyataannya yang dinilai telah mencemarkan nama baik secara personal maupun profesional.
Langkah Hukum Tegas
Anggota legislatif ini tidak main-main dalam menyikapi tudingan tersebut. Ia berencana membawa kasus ini ke jalur hukum jika tidak segera ada itikad baik dari pihak terkait.
"Saya tidak terima nama saya dicatut dalam narasi yang menyesatkan. Apabila pihak Kepala Sekolah tidak segera mengklarifikasi pernyataan tersebut di media, maka pada hari Senin mendatang, saya akan melaporkan kasus ini ke Polres Karawang atas dugaan pencemaran nama baik," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, H. Moch Dimyati menghimbau masyarakat Karawang agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia juga meminta pihak media terkait untuk melakukan investigasi mendalam demi menjaga integritas pemberitaan dan nama baik semua pihak yang terlibat.
• Red

Posting Komentar