Wujud Bakti pada Ulama, Warga Cangkring Gelar Syukuran Selesainya Pemugaran Makam Abuya Kyai H. Halimi
BEKASI, mediaekspresi.id – Ratusan warga Kampung Cangkring, Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, menggelar acara syukuran atas selesainya pembangunan pendopo makam ulama kharismatik, Abuya Kyai H. Halimi dan Hj. Zakiyah binti Dulhani, pada Minggu (25/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat mulai pukul 20.30 WIB ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, santri, dan warga setempat. Acara ini merupakan bentuk penghormatan serta khidmah kepada almarhum dan almarhumah yang dikenal sebagai sesepuh sekaligus guru besar Pondok Pesantren di wilayah tersebut.
Rangkaian Acara Tradisi dan Religi
Prosesi syukuran diawali dengan pembacaan Surat Yasin, tahlil, dan doa bersama. Sebagai simbol diresmikannya pemugaran, dilakukan pembukaan pintu makam secara simbolis yang dilanjutkan dengan ziarah serta tabur bunga oleh para jemaah yang hadir.
Pembangunan pendopo ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi para peziarah yang datang mendoakan almarhum. Selain zikir, acara juga diisi dengan sedekah makanan sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran renovasi fisik makam yang kini tampil lebih rapi dan representatif.
Pesan Moral dan Silaturahmi
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Ustadz Napiudin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas gotong royong dan partisipasi seluruh warga dalam menyukseskan pembangunan ini.
“Acara zikir dan doa ini adalah bentuk syukur kami atas selesainya pembangunan pendopo makam Abuya Kyai H. Halimi. Ini juga menjadi momentum bagi kami untuk memohon kepada Allah SWT agar seluruh warga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan rezeki,” ujar Ustadz Napiudin di sela-sela kegiatan.
Beliau juga menambahkan bahwa pintu makam kini telah dibuka kembali bagi masyarakat umum yang ingin melakukan ziarah.
Simbol Penghormatan Ulama
Kegiatan ini mencerminkan kentalnya tradisi penghormatan kepada ulama di Kabupaten Bekasi. Selain menjaga fisik bangunan, kegiatan seperti ini dinilai efektif memperkuat ikatan sosial dan nilai-nilai spiritualitas masyarakat di tengah perkembangan zaman.
Dengan selesainya pemugaran ini, diharapkan makam Abuya Kyai H. Halimi tetap menjadi pusat pendidikan spiritual dan pengingat akan jasa-jasa beliau dalam menyebarkan ilmu agama di Kampung Cangkring.
Reporter: Roan
Editor: Ata Priatna

Posting Komentar