Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Headline Ragam Tinjau Banjir Jatisari, Legislator NasDem Erick Heryawan Desak Normalisasi Sungai Jadi Prioritas
Headline Ragam

Tinjau Banjir Jatisari, Legislator NasDem Erick Heryawan Desak Normalisasi Sungai Jadi Prioritas

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
25 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


KARAWANG, mediaekspresi.id
– Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi NasDem, H. Erick Heryawan K, S.E., melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak banjir di Desa Sukamekar, Kecamatan Jatisari, pada Minggu (25/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Erick menegaskan bahwa penanganan banjir di Karawang harus bergeser dari sekadar bantuan darurat menuju mitigasi jangka panjang yang berkelanjutan.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 ini tidak hanya menyalurkan bantuan kemanusiaan, tetapi juga berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi terkait penanganan bencana. Salah satu warga yang dikunjungi adalah Ibu Warni (60), warga Dusun Karajan 2, yang kediamannya sempat terendam air hingga ketinggian satu meter.

Soroti Beban Pascabanjir

Meski genangan dilaporkan mulai surut, Erick menekankan bahwa persoalan sesungguhnya justru muncul pascabanjir. Menurutnya, durasi banjir yang singkat bukan berarti beban masyarakat menjadi ringan.

"Walaupun warga hanya mengungsi selama dua malam, kelelahan mereka tetap sama. Setelah air surut, mereka harus berjibaku membersihkan lumpur, menyelamatkan perabotan, dan menghadapi risiko penyakit," ujar Erick di lokasi kejadian.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sukamekar yang dinilai sigap dalam menyediakan posko pengungsian bagi warga terdampak.

Akar Masalah: Sedimentasi dan Penyempitan

Sebagai Dewan Penasihat Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Karawang, Erick menyoroti dua faktor teknis utama yang menjadi pemicu banjir berulang di wilayah Jatisari:

• Sedimentasi Tinggi: Pendangkalan sungai yang drastis mengurangi kapasitas tampung air.

• Penyempitan Sempadan: Berkurangnya lebar sungai yang menghambat laju debit air saat intensitas hujan tinggi.

"Prinsipnya sederhana, air hanya butuh jalur yang lancar. Ketika sungai dangkal dan menyempit, air akan mencari jalannya sendiri, dan itu biasanya masuk ke pemukiman warga," jelasnya.

Dorong Normalisasi dan Perlindungan Sektor Vital

Erick mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang untuk lebih proaktif dalam melakukan analisis risiko bencana. Ia menggarisbawahi pentingnya melindungi sektor vital seperti lahan pertanian, Jalan Usaha Tani (JUT), serta akses pendidikan yang sering kali lumpuh akibat banjir.

Sebagai solusi konkret, ia mendesak pemerintah daerah segera melakukan normalisasi sungai melalui pengerukan (dredging) dan pelebaran di titik-titik rawan.

"Normalisasi sungai harus menjadi prioritas. Daya tampung sungai yang optimal adalah kunci utama untuk menekan risiko banjir di masa depan," pungkasnya.

• Red

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Percepat Sinkronisasi Tata Ruang, Pemprov NTB Perkuat Fondasi Investasi dan Ketahanan Pangan

MEDIA EKSPRESI- 10.35.00 0
Percepat Sinkronisasi Tata Ruang, Pemprov NTB Perkuat Fondasi Investasi dan Ketahanan Pangan
MATARAM, MediaEkspresi.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan tata ruang merupakan fondasi utama…

Most Popular

Polemik Dugaan Kericuhan Musdes Pantai Sederhana, Perangkat Desa Berikan Klarifikasi

Polemik Dugaan Kericuhan Musdes Pantai Sederhana, Perangkat Desa Berikan Klarifikasi

13.48.00
Di Tengah Ribuan Industri, Rumah Lansia di Cilamaya Wetan Nyaris Roboh Tak Tersentuh Bantuan

Di Tengah Ribuan Industri, Rumah Lansia di Cilamaya Wetan Nyaris Roboh Tak Tersentuh Bantuan

12.35.00
Semarakkan Talenta Muda, Cilamaya Wetan Gelar O2SN, FLS2N, dan Oltrad Tingkat SD 2026

Semarakkan Talenta Muda, Cilamaya Wetan Gelar O2SN, FLS2N, dan Oltrad Tingkat SD 2026

13.06.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Polemik Dugaan Kericuhan Musdes Pantai Sederhana, Perangkat Desa Berikan Klarifikasi

Polemik Dugaan Kericuhan Musdes Pantai Sederhana, Perangkat Desa Berikan Klarifikasi

13.48.00
Di Tengah Ribuan Industri, Rumah Lansia di Cilamaya Wetan Nyaris Roboh Tak Tersentuh Bantuan

Di Tengah Ribuan Industri, Rumah Lansia di Cilamaya Wetan Nyaris Roboh Tak Tersentuh Bantuan

12.35.00
Semarakkan Talenta Muda, Cilamaya Wetan Gelar O2SN, FLS2N, dan Oltrad Tingkat SD 2026

Semarakkan Talenta Muda, Cilamaya Wetan Gelar O2SN, FLS2N, dan Oltrad Tingkat SD 2026

13.06.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi