Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ragam Jelang Pilkades Bekasi, Penyaluran Bansos Dinilai Rawan Jadi Alat Politik
Ragam

Jelang Pilkades Bekasi, Penyaluran Bansos Dinilai Rawan Jadi Alat Politik

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
23 Agu, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


BEKASI, MediaEkspresi.id
— Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Bekasi, penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat dinilai sangat rentan disalahgunakan oleh kelompok tertentu. Bantuan tersebut rawan dijadikan sebagai alat politik untuk memengaruhi suara warga demi kepentingan pihak tertentu.

Menanggapi potensi kerawanan tersebut, seorang tokoh masyarakat setempat, Teguh, menyampaikan usulan agar proses penyaluran bantuan kepada masyarakat selama masa transisi dapat dialihkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kecamatan. Langkah ini dinilai penting guna menjaga keadilan bagi seluruh kontestan Pilkades.

"Seharusnya di masa transisi ini, bantuan untuk masyarakat dialihkan kepada Pemerintah Kecamatan, agar peserta Pilkades tidak ada yang dirugikan. Jelas itu keuntungan buat incumbent," ujar Teguh dengan nada tegas.

Potensi Konflik di Desa Peserta Petahana

Ia menegaskan kembali bahwa penyesuaian mekanisme penyaluran bantuan ini sangat perlu diperhatikan pada masa transisi, khususnya di wilayah Kecamatan Cabangbungin.

Menurut analisisnya, potensi konflik cenderung meningkat di desa-desa yang kembali diikuti oleh kepala desa petahana (incumbent). Keberadaan petahana dalam kontestasi politik tingkat desa dinilai kerap memicu persaingan yang lebih tajam antarwilayah maupun antar kelompok pendukung.

Guna mengantisipasi hal tersebut, Teguh meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk segera melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini. Penanganan yang cepat dan tepat diharapkan dapat mencegah dinamika politik tingkat desa berkembang menjadi persoalan sosial yang lebih luas menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak.


Reporter: Saimbar

Via Ragam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar









Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

MEDIA EKSPRESI- 15.51.00 0
Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan
Foto papan informasi  KARAWANG, MediaEkspresi.id — Pelaksanaan proyek Rehabilitasi Sedang/Berat Ruang Guru, Kepala Sekolah, dan TU di SMP Negeri 1 Cilamaya We…

Most Popular

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

17.29.00
Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Pimpin Apel, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Pimpin Apel, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

17.20.00
Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

15.51.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Ilwan Dicky Hasin, Eks Presiden Mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

17.29.00
Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Pimpin Apel, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

Kakanwil Ditjenpas Sumut Jalu Yuswa Panjang Pimpin Apel, Awali Razia Besar-Besaran di Rutan I Medan, 500 Warga Binaan Dites Urine

17.20.00
Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

Aroma Tak Sedap Proyek SMPN 1 Cilamaya Wetan: Anggaran 359 Juta, Pengawasan Dipertanyakan

15.51.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi