Arus Bawah Bergerak: Berbekal Restu Tiga Dusun, Priatna Siap Kejutan di Pilkades Mekarmaya
KARAWANG, MediaEkspresi.id — Peta politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak se-Kabupaten Karawang yang dijadwalkan pada November 2026 mendatang mulai menghangat. Sejumlah sosok anyar diprediksi bakal meramaikan bursa calon Pemimpin Desa Mekarmaya, Kecamatan Cilamaya Wetan, salah satunya Priatna yang kini digadang-gadang siap menjadi kuda hitam dalam kontestasi tersebut.
Kehadiran nama Priatna sontak mengubah dinamika politik lokal. Suasana Desa Mekarmaya yang semula tenang dan adem ayem kini kian semarak seiring menguatnya arus dukungan warga di tingkat bawah.
Priatna mengungkapkan, niatnya berlaga dalam kontestasi politik tingkat desa ini murni berangkat dari aspirasi akar rumput. Ia mengaku awalnya tidak memiliki rencana pribadi untuk maju sebelum para tokoh dari tiga dusun menyambangi kediamannya.
"Sebetulnya saya tidak pernah berniat untuk mencalonkan diri apabila tidak ada dorongan dari tokoh-tokoh di tiga dusun yang ada di Desa Mekarmaya. Karena masyarakat memberikan kepercayaan dan dukungan, setelah dipertimbangkan, tidak ada salahnya saya mencalonkan diri demi membawa perubahan," ujar Priatna, Minggu (30/8/2026).
Dengan gaya yang sederhana dan apa adanya, Priatna menegaskan bahwa dirinya maju bukan untuk memberikan janji-janji yang tidak jelas. Ia mengusung gagasan perubahan yang realistis dan berfokus pada pembuktian kerja nyata.
“Modal saya nekad. Pilih dulu, tidak perlu banyak visi dan misi, apalagi memberikan janji yang tidak jelas. Kalau masyarakat memberikan kepercayaan, mari kita buktikan bersama apa yang bisa dilakukan untuk perubahan Desa Mekarmaya,” tegasnya.
Menurut Priatna, pembangunan desa tidak bisa dilakukan oleh kepala desa seorang diri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda yang dinilai memiliki energi, kreativitas, dan gagasan baru.
Ia mengajak anak-anak muda Mekarmaya untuk ikut mengambil bagian dalam proses pembangunan agar tidak sekadar menjadi penonton.
“Pilih saya untuk perubahan Desa Mekarmaya. Berani berubah, berubah bersama anak muda,” kata Priatna.
Ia berharap, apabila nantinya memperoleh amanah masyarakat, pemerintahan desa dapat berjalan lebih terbuka, dekat dengan warga, serta mampu menggali potensi lokal. Aspirasi warga, menurutnya, harus menjadi dasar utama dalam menentukan arah kebijakan.
Menutup keterangannya, Priatna menekankan pentingnya menjaga persatuan masyarakat di tengah persaingan politik desa.
“Yang terpenting bukan siapa yang menang, tetapi bagaimana setelah pemilihan masyarakat tetap bersatu. Kalau saya dipercaya, mari kita bangun Mekarmaya bersama-sama,” pungkasnya.
• Red
.jpg)

Posting Komentar