Gelorakan Semangat Gotong Royong, Heri Daging Pimpin Aksi Bersih Jalan Tani
DELI SERDANG, MediaEkspresi.id – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh masyarakat Dusun 2, Desa Tanjung Gusta. Warga menggelar kegiatan bakti sosial dan gotong royong untuk membersihkan jalan serta parit di jalur jalan tani sepanjang kurang lebih 1 kilometer, pada Minggu (24/5/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh tokoh masyarakat setempat, Heri—atau yang akrab disapa Heri Daging. Aksi kepedulian lingkungan ini juga dihadiri langsung oleh calon Kepala Desa Tanjung Gusta nomor urut 2, St. Benget Sihombing, bersama ratusan warga setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut tokoh pemuda Naldes Sibarani, serta Ketua Ranting Pemuda Pancasila Desa Tanjung Gusta, Suyadi, yang membaur bersama warga sejak pagi hari.
Fokus Perbaikan Akses Pertanian
Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias membersihkan semak belukar, mengangkat lumpur dari parit, dan merapikan akses jalan tani asli. Jalur ini diketahui merupakan urat nadi dan akses utama bagi aktivitas harian para petani setempat.
Di sela-sela kegiatan, Heri Daging menegaskan bahwa budaya gotong royong harus terus dijaga sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin mempererat persatuan masyarakat sekaligus menjaga fasilitas umum agar tetap prima dan bermanfaat bagi warga,” ujar Heri.
Senada dengan hal itu, St. Benget Sihombing menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kekompakan warga Dusun 2 yang tetap peduli terhadap lingkungan dan pembangunan desa. Menurutnya, infrastruktur seperti jalan tani memiliki peran vital dalam mendukung roda perekonomian desa.
"Jalan tani memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas pertanian masyarakat. Oleh karena itu, perlu dirawat secara bersama-sama demi kelancaran perekonomian warga desa," tutur Benget.
Dukungan untuk Keberlanjutan Pembangunan
St. Benget Sihombing dinilai sebagai sosok calon Kepala Desa yang sarat pengalaman. Rekam jejaknya dalam memimpin desa pada periode sebelumnya dinilai matang di bidang pemerintahan desa dan memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan warga.
Salah seorang tokoh masyarakat Desa Tanjung Gusta menuturkan bahwa St. Benget Sihombing layak didukung untuk memimpin kembali pada periode 2026–2032 guna menuntaskan program-program kerja yang belum terselesaikan.
"Kita ketahui bersama bahwa saat menjabat sebagai Kepala Desa, beliau merupakan pemimpin yang sabar, merakyat, dan dikenal tanpa sekat. Di mana pun ada kegiatan warga, baik itu acara suka, gotong royong, maupun saat warga berduka, beliau selalu hadir," ungkap tokoh masyarakat tersebut.
Komitmen Berlandaskan Regulasi Baru
Jika kembali diberi amanah oleh masyarakat, St. Benget Sihombing berkomitmen untuk menerapkan pembangunan yang merata, transparan, dan merakyat sesuai dengan amanat perundang-undangan yang berlaku.
Ia menegaskan, tata kelola pemerintahan desa ke depan akan mengacu pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, termasuk mengenai penyesuaian masa jabatan kepala desa menjadi 8 tahun.
Kegiatan bakti sosial dan gotong royong tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Warga berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga demi terciptanya Desa Tanjung Gusta yang lebih maju, bersih, dan harmonis.
Reporter: Hendra Syahputra
.jpg)

Posting Komentar