Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Peristiwa Kekeringan Melanda Pebayuran, Ratusan Hektar Sawah di Bekasi Terancam Gagal Panen
Peristiwa

Kekeringan Melanda Pebayuran, Ratusan Hektar Sawah di Bekasi Terancam Gagal Panen

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
17 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


BEKASI, MediaEkspresi.id
– Ratusan hektar lahan persawahan di Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, kini berada di ambang kegagalan panen. Kondisi ini dipicu oleh musim kemarau panjang yang menyebabkan pasokan air ke area pertanian terhenti total selama hampir tiga pekan.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (17/4/2026), tampak jelas kondisi tanah di area persawahan mulai retak-retak. Meskipun beberapa titik lahan di Kabupaten Bekasi secara umum masih terlihat hijau, tanaman padi milik warga di Desa Karangharja justru terancam mati akibat dehidrasi lahan yang ekstrem.

Krisis Air Selama 20 Hari

Kekeringan yang telah berlangsung selama 20 hari terakhir ini tidak hanya mengancam kegagalan panen bagi tanaman yang sudah besar, tetapi juga menyebabkan risiko gagal tanam bagi para petani yang baru memulai musim tanam.

"Saat ini para petani menjerit karena tanaman padinya sudah 20 hari belum tersentuh air. Kami sangat khawatir kekurangan air yang berkepanjangan ini akan berdampak langsung pada gagal panen," ujar salah satu petani setempat saat ditemui di lokasi.

Harapan pada Pemerintah Daerah

Menyikapi situasi yang kian mendesak, para petani mengaku hanya bisa pasrah sembari melakukan upaya seadanya. Mereka sangat berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui dinas terkait segera turun tangan untuk melakukan normalisasi atau pengaliran bantuan air ke saluran irigasi yang mengering.

"Saya berharap kepada instansi terkait untuk segera membantu mengatasi kendala pada air irigasinya. Jika tidak segera ditangani, kerugian besar sudah di depan mata," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu langkah konkret dari pihak berwenang guna menyelamatkan sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi di wilayah Pebayuran.


Reporter: Saimbar

Via Peristiwa
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Diduga Abaikan K3, Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas Baru MTsN 1 Purwakarta Disorot

MEDIA EKSPRESI- 14.48.00 0
Diduga Abaikan K3, Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas Baru MTsN 1 Purwakarta Disorot
PURWAKARTA, MediaEkspresi.id – Pelaksanaan proyek pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas baru (RKB) di MTsN 1 Kabupaten Purwakarta, Kelurahan Purwamekar, Ke…

Most Popular

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

13.59.00
Dikritik Soal Pekerja Lokal, Proyek Revitalisasi SDN di Cilamaya Kulon Malah Sewa Pengacara, Pengamat: Salah Kaprah!

Dikritik Soal Pekerja Lokal, Proyek Revitalisasi SDN di Cilamaya Kulon Malah Sewa Pengacara, Pengamat: Salah Kaprah!

12.24.00
Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

19.06.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

Aroma Kejanggalan Proyek Swakelola Miliaran Rupiah di Cilamaya Kulon: Pekerja Lokal "Gigit Jari", Buruh Asal Purwakarta Didatangkan

13.59.00
Dikritik Soal Pekerja Lokal, Proyek Revitalisasi SDN di Cilamaya Kulon Malah Sewa Pengacara, Pengamat: Salah Kaprah!

Dikritik Soal Pekerja Lokal, Proyek Revitalisasi SDN di Cilamaya Kulon Malah Sewa Pengacara, Pengamat: Salah Kaprah!

12.24.00
Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

Kontras PLTGU Jawa-1: Pemasok Listrik Jawa-Bali, tetapi Warga Sekitar Gelap Gulita

19.06.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi