Momen Haru Mewarnai Buka Puasa Bersama WBP dan Keluarga di Rutan Pemalang
PEMALANG, MediaEkspresi.id – Suasana penuh haru dan kehangatan menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang pada Sabtu (14/3/2026). Pihak Rutan kembali menggelar agenda buka puasa bersama yang mempertemukan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keluarga tercinta di tengah khidmatnya bulan suci Ramadan 1447 H.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB ini menjadi ruang pelepas rindu bagi para narapidana. Berdasarkan pantauan di lapangan, antusiasme keluarga terlihat sejak sore hari saat mereka mulai memadati area yang telah disiapkan oleh panitia di lingkungan Rutan.
Dukungan Moral di Balik Jeruji
Acara ini bukan sekadar jamuan makan malam biasa, melainkan instrumen penting dalam memberikan dukungan moral bagi para WBP. Interaksi langsung dengan anak, istri, maupun orang tua diharapkan mampu memicu semangat positif bagi warga binaan dalam menjalani sisa masa pembinaannya.
Siti, salah satu keluarga pengunjung, tidak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Sambil berkaca-kaca, ia mengapresiasi kebijakan pihak Rutan yang tetap memanusiakan para warga binaan melalui akses kunjungan spesial ini.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak Rutan yang telah memberikan kesempatan berbuka puasa bersama. Di bulan Ramadan ini, momen seperti ini tentu sangat berarti bagi kami untuk melepas rindu," ungkap Siti.
Bagian dari Pembinaan Kepribadian
Kepala Rutan (Karutan) Pemalang, Nur Febrianto, menegaskan bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan untuk kedua kalinya selama Ramadan tahun ini merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan sekaligus bagian integral dari pembinaan kepribadian.
"Melalui kegiatan buka bersama ini, kami ingin memberikan ruang bagi warga binaan untuk tetap merasakan hangatnya kebersamaan keluarga. Dukungan keluarga adalah salah satu faktor kunci agar mereka memiliki motivasi untuk berubah dan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik," ujar Nur Febrianto.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan hubungan emosional antara WBP dan keluarga tetap terjaga kuat, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian di bulan suci Ramadan dapat benar-benar dirasakan oleh semua pihak, meski berada di balik jeruji besi.
Reporter: Ragil
.jpg)

Posting Komentar