Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Ragam Maraknya Aksi Perang Mercon di Lombok Tengah, Alarm NTB Desak Polisi Bentuk Tim Khusus
Ragam

Maraknya Aksi Perang Mercon di Lombok Tengah, Alarm NTB Desak Polisi Bentuk Tim Khusus

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
16 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Sekretaris Alarm NTB, Ahmad Zamharir

LOMBOK TENGAH, MediaEkspresi.id
– Fenomena perang mercon yang kian marak di sejumlah titik di Kabupaten Lombok Tengah memicu kekhawatiran publik. Aliansi Rakyat Lombok (Alarm) NTB secara resmi meminta aparat kepolisian untuk segera turun tangan guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Sekretaris Alarm NTB, Ahmad Zamharir—yang populer disapa Bung Petir—menegaskan bahwa Kapolres Lombok Tengah harus mengambil langkah konkret dan tidak meremehkan aktivitas musiman ini. Menurutnya, perang mercon bukan sekadar kebisingan biasa, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan warga.

Potensi Konflik dan Bahaya Kebakaran

Bung Petir menjelaskan bahwa aktivitas ini memiliki efek domino negatif yang luas, mulai dari gangguan ketenangan ibadah hingga risiko fisik.

• Pemicu Bentrokan: Seringkali menjadi pemantik tawuran antar kelompok pemuda.

• Bahaya Fisik: Risiko kebakaran lahan atau bangunan serta cedera serius pada pelaku dan warga sekitar.

• Ganguan Umum: Ketidaknyamanan bagi lansia, balita, dan masyarakat yang membutuhkan ketenangan.

“Kapolres Lombok Tengah perlu segera membentuk tim khusus penanganan perang mercon di desa-desa yang rawan. Kegiatan ini tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga sangat berpotensi memicu tawuran antar pemuda,” ujar Bung Petir, Minggu (15/3).

Soroti Lemahnya Pengawasan Peredaran

Selain aksi di lapangan, Alarm NTB juga mengkritik bebasnya penjualan petasan di pinggir jalan utama. Bung Petir menilai, hingga saat ini belum terlihat adanya tindakan preventif yang signifikan dari aparat penegak hukum (APH) untuk menekan suplai mercon di pasar.

“Sampai sejauh ini kami belum melihat keseriusan aparat dalam melakukan pencegahan. Penjual mercon masih banyak berjejer di pinggir jalan, seolah tidak ada pengawasan,” cetusnya.

Salah satu lokasi yang menjadi sorotan tajam adalah Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat. Wilayah ini disebut sebagai titik langganan perang mercon tahunan yang sangat meresahkan pengguna jalan yang melintas.

Desakan Tindakan Tegas

Alarm NTB menegaskan bahwa keamanan wilayah adalah tanggung jawab utama aparat. Pembiaran terhadap fenomena ini dianggap sebagai kegagalan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Jika kondisi ini terus dibiarkan, lalu di mana peran aparat dalam memberikan perlindungan? Kami mendesak kepolisian untuk lebih serius menjaga kondusivitas, apalagi saat masyarakat ingin beribadah dengan tenang,” tutup Bung Petir.

Diharapkan dengan adanya tim khusus dan pengawasan ketat, potensi konflik horizontal maupun kecelakaan akibat petasan dapat diminimalisir sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas Ramadan dengan khidmat dan aman.


Reporter: MR

Via Ragam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Khawatir Calon Tunggal, Pemuda Desak Figur Potensial Maju di Pilkades Mekarmaya

MEDIA EKSPRESI- 01.19.00 0
Khawatir Calon Tunggal, Pemuda Desak Figur Potensial Maju di Pilkades Mekarmaya
Pemuda Cilamaya Wetan, Priatna menyikapi situasi Pilkades Desa Mekarmaya 2026 yang masih sepi kandidat, ia mendesak munculnya figur-figur potensial guna menghi…

Most Popular

Kasus BBM Subsidi di Nagan Raya, Dua Operator SPBU Darul Makmur Resmi Jadi Tersangka

Kasus BBM Subsidi di Nagan Raya, Dua Operator SPBU Darul Makmur Resmi Jadi Tersangka

19.16.00
Proyek P3-TGAI Cicinde Utara Disorot: Volume Pekerjaan Tak Dicantumkan, Pengawasan Dipertanyakan

Proyek P3-TGAI Cicinde Utara Disorot: Volume Pekerjaan Tak Dicantumkan, Pengawasan Dipertanyakan

19.52.00
Dugaan Proyek 'Curi Start' di BPKAD Karawang: Pekerjaan Fisik Berjalan Sebelum Tender Rampung

Dugaan Proyek 'Curi Start' di BPKAD Karawang: Pekerjaan Fisik Berjalan Sebelum Tender Rampung

19.16.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Kasus BBM Subsidi di Nagan Raya, Dua Operator SPBU Darul Makmur Resmi Jadi Tersangka

Kasus BBM Subsidi di Nagan Raya, Dua Operator SPBU Darul Makmur Resmi Jadi Tersangka

19.16.00
Proyek P3-TGAI Cicinde Utara Disorot: Volume Pekerjaan Tak Dicantumkan, Pengawasan Dipertanyakan

Proyek P3-TGAI Cicinde Utara Disorot: Volume Pekerjaan Tak Dicantumkan, Pengawasan Dipertanyakan

19.52.00
Dugaan Proyek 'Curi Start' di BPKAD Karawang: Pekerjaan Fisik Berjalan Sebelum Tender Rampung

Dugaan Proyek 'Curi Start' di BPKAD Karawang: Pekerjaan Fisik Berjalan Sebelum Tender Rampung

19.16.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi