Sarang Tawon Vespa Raksasa Menempel di Atap Rumah Warga, Petugas Damkar Sempat Kesulitan
PEMALANG, MediaEkspresi.id – Tim Animal Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pemalang berhasil mengevakuasi sarang tawon jenis Vespa affinis berukuran raksasa di kediaman Hadi, warga RT 01/RW 01, Kelurahan Paduraksa, Kecamatan Pemalang, Jawa Tengah, pada Senin malam (23/2).
Proses evakuasi yang berlangsung dramatis tersebut sempat terkendala oleh ukuran sarang yang luar biasa besar serta lokasinya yang sulit dijangkau, yakni melekat erat pada plafon atap loteng rumah.
Dimensi Sarang yang Luar Biasa
Petugas Tim Animal Rescue Damkar Pemalang, Agus Surono, mengungkapkan bahwa sarang tersebut memiliki dimensi yang tidak biasa dibandingkan temuan-temuan sebelumnya.
"Panjangnya mencapai 1 meter dengan lebar 0,5 meter dan tinggi 50 sentimeter," ujar Agus saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Selasa pagi (24/2).
Ia mengakui bahwa penanganan kali ini cukup merepotkan. Selain karena posisinya yang menyulitkan ruang gerak, agresivitas tawon saat proses evakuasi menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.
Proses Evakuasi Menggunakan Teknik Bakar dan Semprot
Dibutuhkan waktu sekitar satu jam bagi petugas untuk memastikan lokasi benar-benar steril. Agus menjelaskan bahwa tawon sempat melakukan serangan saat merasa terancam oleh cahaya dan aktivitas petugas.
"Penanganan membutuhkan waktu satu jam. Tawon sempat menyerang cahaya api dari alat kami. Untuk menghindari risiko sengatan mematikan, kami membakar setiap lubang akses keluar-masuk tawon pada sarang tersebut. Setelah itu, kami semprot dengan bensin untuk melumpuhkan tawon yang masih berada di dalam," jelasnya.
Alasan Penanganan di Malam Hari
Agus menekankan bahwa evakuasi sarang tawon Vespa wajib dilakukan pada malam hari. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko bagi petugas maupun warga sekitar, mengingat pada malam hari seluruh koloni biasanya telah kembali dan berkumpul di dalam sarang.
"Kita tunggu beberapa menit sampai suara gemuruh di dalam sarang berhenti. Setelah dipastikan tenang, baru sarang kita bongkar. Tetap harus ekstra hati-hati karena dikhawatirkan masih ada tawon yang bertahan di sela-sela sarang," tambahnya.
Sepanjang awal tahun ini, Tim Animal Rescue Damkar Pemalang mencatat peningkatan laporan evakuasi sarang tawon di berbagai titik wilayah Pemalang. Agus pun mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri yang berisiko jika menemukan sarang tawon berukuran besar.
"Jika masyarakat menemukan sarang tawon di lingkungannya, segera hubungi kami. Perlu diingat, tugas Damkar bukan hanya memadamkan kebakaran, tetapi juga melayani penyelamatan hewan atau animal rescue," pungkasnya.
Reporter: Ragil


Posting Komentar