Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Headline Ragam Waktu Kita Bersama: Menantang Belantara, Menempa Mental di Jantung Papua Tengah
Headline Ragam

Waktu Kita Bersama: Menantang Belantara, Menempa Mental di Jantung Papua Tengah

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
21 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Ekspresi TIMIKA
– Bagi sebagian orang, perjalanan antar-kabupaten mungkin hanya sekadar duduk manis di dalam kabin pesawat atau kendaraan roda empat. Namun, bagi empat pemuda putra daerah Papua, perjalanan dari Kabupaten Paniai menuju Kabupaten Mimika adalah sebuah ritual pendewasaan, latihan fisik, sekaligus pembuktian ketangguhan mental di tengah ganasnya alam bumi Cenderawasih.

​Empat pemuda tersebut—Jhon Gipedi, Melianus Muyapa, Fredi Tenouye, dan Agus Kudiai—memutuskan untuk menempuh jalur darat dengan berjalan kaki melintasi hutan belantara, gunung, hingga lembah curam pada awal Januari 2026.

​Misi Menempa Diri

​Keputusan untuk berjalan kaki bukanlah tanpa alasan. Selain karena kendala infrastruktur jalan yang sering terputus akibat longsor dan banjir, keempatnya memiliki misi pribadi.

​"Kami ingin menambah pengalaman baru, melatih kemampuan jiwa dan fisik untuk perjalanan jarak jauh," ungkap salah satu dari mereka. Perjalanan ini juga menjadi ajang "detoksifikasi" fisik setelah masa libur Natal yang penuh dengan jamuan makanan di kampung halaman.

​Persiapan dan Keberangkatan

​Persiapan dilakukan secara saksama meski dalam waktu singkat. Dengan modal swadaya sebesar Rp1.000.000, mereka menyiapkan perlengkapan esensial: makanan ringan, air mineral, jas hujan, hingga sepatu yang mumpuni.

​Titik kumpul dimulai di Kota Enarotali, Paniai. Mengingat jadwal sekolah yang sudah dekat, mereka harus bergerak cepat. Tepat pukul 04.00 WIT, sebuah mobil pengantar membawa mereka menuju "ujung jalan" aspal, titik terakhir peradaban sebelum masuk ke jantung hutan.

​Doa di Gerbang Rimba

​Tiba di batas jalan pada pukul 08.00 WIT, suasana berubah sunyi. Sebelum melangkah masuk ke hutan belantara yang tak terjamah sinyal komunikasi, mereka berhenti sejenak. Melianus Muyapa, seorang lulusan sekolah teologi STP di Kebo II Paniai, memimpin doa keberangkatan.

​"Doa adalah simbol komunikasi kami kepada Tuhan agar diberi kelancaran dan keselamatan hingga tujuan," tutur Melianus.

​Selama sehari semalam, keempat pemuda ini bergulat dengan medan Papua Tengah yang legendaris: Gunung Botak yang gersang, hutan lebat dengan pepohonan raksasa, hingga sungai-sungai yang bisa meluap kapan saja. Di sana, mereka terisolasi dari dunia luar. Tidak ada sinyal ponsel, hanya ada kebersamaan dan tekad untuk sampai.

​Titik Terang di Gunung Botak

​Perjuangan fisik mulai terbayar saat mereka mencapai kawasan Gunung Botak. Setelah melintasi satu kilometer dari puncak, sebuah pemandangan yang ditunggu muncul: sinyal komunikasi kembali tertangkap. Ponsel milik Melianus berdering, memecah kesunyian hutan.

​Di ujung telepon, seorang kerabat memastikan posisi mereka. Dengan bantuan komunikasi tersebut, mereka berhasil mengatur titik jemput di ujung "jalan kasar" yang sedang dalam tahap pembangunan.

​"Kaka bangga kalian punya kaki yang kuat bisa sampai ke sini," ujar sopir yang menjemput mereka, kagum melihat ketangguhan keempat pemuda tersebut yang berhasil menaklukkan medan berat yang bahkan sulit dilalui kendaraan.

​Kembali ke Kota

​Setelah menempuh perjalanan darat selama lima jam dari titik jemput, keempatnya akhirnya tiba di Kota Timika pada pukul 18.00 WIT. Wajah lelah mereka tertutup oleh senyum kepuasan.

​Perjalanan ini bukan hanya sekadar berpindah tempat dari Paniai ke Timika, melainkan sebuah jejak yang mereka tinggalkan di belantara Papua Tengah—sebuah bukti bahwa bagi putra daerah, alam bukan untuk ditakuti, melainkan untuk dicintai dan ditaklukkan melalui keberanian serta doa.

​Penulis: Jhon Gipedi Nawipa

Editor: Ata Priatna

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar




Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Gaya Kepemimpinan Bupati dan Wabup Purwakarta: Kolaborasi atau Kompetisi?

MEDIA EKSPRESI- 18.00.00 0
Gaya Kepemimpinan Bupati dan Wabup Purwakarta: Kolaborasi atau Kompetisi?
PURWAKARTA, MediaEkspresi.id – Dinamika kepemimpinan di Kabupaten Purwakarta kembali menjadi sorotan publik. Bupati Purwakarta, Om Zein, dan Wakil Bupati, Aba…

Most Popular

Kondisi Kantor Camat Cabangbungin Memprihatinkan, Rumput Liar dan Tembok Kusam Tuai Kritik

Kondisi Kantor Camat Cabangbungin Memprihatinkan, Rumput Liar dan Tembok Kusam Tuai Kritik

16.39.00
Diduga Dibiarkan, Peredaran Obat Keras Golongan G Marak di Telukjambe Timur Karawang

Diduga Dibiarkan, Peredaran Obat Keras Golongan G Marak di Telukjambe Timur Karawang

16.00.00
Disdik Kabupaten Purwakarta Gelar Halalbihalal, Perkuat Solidaritas Pegawai Pasca-Lebaran

Disdik Kabupaten Purwakarta Gelar Halalbihalal, Perkuat Solidaritas Pegawai Pasca-Lebaran

09.53.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Kondisi Kantor Camat Cabangbungin Memprihatinkan, Rumput Liar dan Tembok Kusam Tuai Kritik

Kondisi Kantor Camat Cabangbungin Memprihatinkan, Rumput Liar dan Tembok Kusam Tuai Kritik

16.39.00
Diduga Dibiarkan, Peredaran Obat Keras Golongan G Marak di Telukjambe Timur Karawang

Diduga Dibiarkan, Peredaran Obat Keras Golongan G Marak di Telukjambe Timur Karawang

16.00.00
Disdik Kabupaten Purwakarta Gelar Halalbihalal, Perkuat Solidaritas Pegawai Pasca-Lebaran

Disdik Kabupaten Purwakarta Gelar Halalbihalal, Perkuat Solidaritas Pegawai Pasca-Lebaran

09.53.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi