Sikap Tegas Pemuda: API NTB dan KTI Praya Timur Desak Pengusutan Tuntas Kasus Pelecehan Seksual
LOMBOK TENGAH, mediaekspresi.id – Gelombang kecaman terhadap kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa perempuan dan anak di Kecamatan Praya Timur terus mengalir. Kali ini, Asosiasi Pemuda Inspirator NTB (API NTB) dan Karang Taruna Indonesia (KTI) Kecamatan Praya Timur secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas perkara tersebut tanpa pandang bulu.
Kejahatan Kemanusiaan yang Serius
Ketua Umum API NTB, Haikal Firmansyah, menegaskan bahwa tindakan pelecehan seksual bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan kejahatan serius yang merusak tatanan moral dan masa depan generasi bangsa.
"Kami mengecam keras segala bentuk pelecehan seksual. Ini adalah kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa ditoleransi. API NTB mendorong APH untuk bertindak tegas, profesional, dan transparan dalam menangani kasus ini," ujar Haikal dalam keterangan tertulisnya.
Haikal juga menekankan pentingnya aspek perlindungan saksi dan korban. Ia menuntut agar proses hukum berjalan bersih dari segala bentuk intimidasi maupun upaya intervensi dari pihak-pihak tertentu.
"Korban harus dilindungi, bukan ditakut-takuti. Hukum harus berdiri di atas keadilan, bukan di bawah kendali kekuasaan atau jabatan," tegasnya lagi.
Komitmen Pengawalan Kasus
Senada dengan API NTB, Ketua Umum KTI Praya Timur, Lalu Muammar Putraji, menyatakan kesiapan organisasinya untuk mengawal jalannya proses hukum. Ia menegaskan bahwa penyelesaian di luar jalur hukum (damai) tidak boleh menjadi opsi untuk kasus kejahatan seksual.
"Kami ingin keadilan ditegakkan agar memberikan efek jera bagi pelaku. Dampak psikis bagi korban sangat panjang, jadi tidak boleh dipandang sebagai persoalan sepele yang bisa diselesaikan secara kekeluargaan," jelas Muammar.
Seruan untuk Masyarakat
Kedua organisasi kepemudaan ini juga mengajak masyarakat Praya Timur untuk membangun ekosistem lingkungan yang aman dengan cara:
• Berani bersuara dan tidak menormalisasi kekerasan seksual.
• Melaporkan segera jika melihat atau mengetahui adanya tindakan serupa.
• Memberikan dukungan moral bagi keluarga korban.
"Praya Timur harus menjadi wilayah yang aman bagi perempuan dan anak. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan seksual di tengah masyarakat kami," pungkas Muammar.
Melalui sinergi ini, API NTB dan KTI Praya Timur berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga mendapatkan putusan inkrah di pengadilan, sembari mendorong edukasi masif guna mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.
• Red

Posting Komentar