Blusukan Berikan Bantuan Korban Banjir,Camat Randudongkal Sambangi Warga
Ekspresi PEMALANG – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Pemalang mengakibatkan sejumlah titik terendam banjir. Salah satu wilayah terdampak cukup parah adalah Desa Randudongkal, Kecamatan Randudongkal, Jawa Tengah.
Berdasarkan Situation Report (STREP) dari Pusdalops BPBD Kabupaten Pemalang, genangan air sempat mencapai ketinggian hingga 100 sentimeter di wilayah Blok Patmo, tepatnya di lingkungan RT 002/001, Desa Randudongkal.
Respons Cepat dan Penyaluran Bantuan
Merespons kondisi tersebut, Camat Randudongkal, Agus Mulyadi, meninjau langsung lokasi terdampak pada Selasa sore (20/1). Dalam kunjungan tersebut, Camat didampingi oleh Pemerintah Desa Randudongkal serta pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Ranting Randudongkal untuk menyerahkan bantuan logistik berupa paket sembako dan santunan uang tunai kepada warga.
"Kami selaku Pemerintah Kecamatan Randudongkal turut prihatin atas musibah banjir yang melanda permukiman warga. Sebagai bentuk kepedulian, kami bersama PMI dan Pemerintah Desa menyalurkan bantuan sembako dan uang tunai. Semoga ini dapat meringankan beban warga," ujar Agus Mulyadi saat memberikan keterangan di lokasi.
Koordinasi Lintas Sektoral
Agus menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal. Ia juga telah menginstruksikan pihak Puskesmas untuk bersiaga mengantisipasi munculnya penyakit pascabanjir.
"Pemerintah selalu hadir memberikan perhatian. Saya sudah instruksikan kepada Pemerintah Desa dan tenaga kesehatan di Puskesmas untuk selalu siap melayani warga, mengingat kondisi seperti ini rawan menimbulkan masalah kesehatan," tambahnya.
Kondisi Terkini
Meski ketinggian air sempat mengkhawatirkan, pihak kecamatan melaporkan bahwa tidak ada dapur umum yang didirikan. Hal ini dikarenakan air relatif cepat surut beberapa jam setelah hujan mereda, sehingga warga dapat segera memulai proses pembersihan rumah secara mandiri.
Di akhir kunjungannya, Agus Mulyadi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengedepankan sikap gotong royong mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Pemalang.
Reporter: Ragil
Editor: Ata Priatna

Posting Komentar