Telusuri
24 C
id
  • Home
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Hiburan
    • All
    • Gaya Hidup
    • Media Sosial
    • Selebritas
    • Kesehatan
  • Teknologi
    • Video
MEDIA EKSPRESI
Telusuri
MEDIA EKSPRESI
Buy template blogger
Beranda Pariwisata Muda Mandalika Beri "Rapor Merah" untuk Tata Kelola Pariwisata Lombok Timur
Pariwisata

Muda Mandalika Beri "Rapor Merah" untuk Tata Kelola Pariwisata Lombok Timur

MEDIA EKSPRESI
MEDIA EKSPRESI
14 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


LOMBOK TIMUR, MediaEkspresi.id
- Komunitas pemuda yang tergabung dalam Muda Mandalika melayangkan kritik tajam terhadap performa sektor pariwisata di Kabupaten Lombok Timur. Dalam pernyataan resminya, mereka memberikan "rapor merah" atas serangkaian persoalan mendasar yang dinilai menghambat kemajuan pariwisata daerah.

Koordinator Muda Mandalika menegaskan bahwa meski Lombok Timur dianugerahi potensi alam yang luar biasa, efektivitas pengelolaannya saat ini masih jauh dari harapan.

"Lombok Timur memiliki potensi wisata yang luar biasa, tetapi pengelolaannya masih menyisakan banyak persoalan. Kami melihat ada rapor merah yang harus segera diperbaiki secara total," tegasnya.

Soroti Pengambilalihan Destinasi dan Inisiatif Lokal

Salah satu poin krusial yang disoroti adalah kebijakan pengambilalihan sejumlah destinasi wisata strategis yang sebelumnya dirintis dan dikelola oleh masyarakat lokal. Beberapa lokasi yang menjadi catatan antara lain, kawasan sembalun (SLL), bale mangrove dan bukit kayangan

Muda Mandalika menilai, langkah pengambilalihan tanpa pola kemitraan yang transparan berisiko mematikan kreativitas dan semangat kewirausahaan warga setempat.

"Banyak destinasi berkembang justru dari inisiatif akar rumput. Jika dikelola secara sepihak tanpa sinergi yang jelas, pemerintah justru berisiko membunuh inovasi masyarakat yang selama ini menjadi penggerak utama," tambahnya.

Pungli dan Insiden Pengusiran Wisatawan

Selain masalah manajerial, Muda Mandalika juga menyoroti isu keamanan dan kenyamanan yang merosot. Dua insiden utama yang menjadi sorotan adalah:

1. Dugaan Pungutan Liar (Pungli): Praktik tidak resmi di kawasan Rest Area Sembalun yang dinilai merusak citra keramahan daerah.

2. Insiden Ekas: Pengusiran wisatawan mancanegara saat beraktivitas surfing yang sempat viral.

Menurut mereka, insiden di Ekas merupakan preseden buruk yang mencoreng reputasi internasional Lombok Timur sebagai destinasi ramah turis. "Wisatawan harus merasa aman dan nyaman. Kasus pengusiran seperti itu seharusnya tidak memiliki tempat di daerah yang ingin maju secara pariwisata," jelasnya.

Desakan Evaluasi Menyeluruh

Muda Mandalika juga mencatat adanya aset-aset wisata yang terkesan mangkrak dan tidak terurus. Kurangnya pengembangan yang berkelanjutan menunjukkan lemahnya koordinasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku industri.

Sebagai penutup, komunitas ini mendesak Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan tata kelola pariwisata. Mereka berharap kritik ini menjadi pemantik perbaikan agar pariwisata benar-benar mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.

Reporter: Kucay22

Via Pariwisata
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

RSUD SIM Kini Layani Cuci Darah, Bupati TRK: Warga Nagan Raya Tak Perlu Lagi ke Luar Daerah

MEDIA EKSPRESI- 20.21.00 0
RSUD SIM Kini Layani Cuci Darah, Bupati TRK: Warga Nagan Raya Tak Perlu Lagi ke Luar Daerah
NAGAN RAYA, MediaEkspresi.id – Penantian masyarakat Nagan Raya untuk mendapatkan layanan kesehatan spesialis di daerah sendiri kini terwujud. Bupati Nagan Ray…

Most Popular

Polemik Dugaan Kericuhan Musdes Pantai Sederhana, Perangkat Desa Berikan Klarifikasi

Polemik Dugaan Kericuhan Musdes Pantai Sederhana, Perangkat Desa Berikan Klarifikasi

13.48.00
Di Tengah Ribuan Industri, Rumah Lansia di Cilamaya Wetan Nyaris Roboh Tak Tersentuh Bantuan

Di Tengah Ribuan Industri, Rumah Lansia di Cilamaya Wetan Nyaris Roboh Tak Tersentuh Bantuan

12.35.00
Semarakkan Talenta Muda, Cilamaya Wetan Gelar O2SN, FLS2N, dan Oltrad Tingkat SD 2026

Semarakkan Talenta Muda, Cilamaya Wetan Gelar O2SN, FLS2N, dan Oltrad Tingkat SD 2026

13.06.00

Recent Comments

Viral Sepekan

Polemik Dugaan Kericuhan Musdes Pantai Sederhana, Perangkat Desa Berikan Klarifikasi

Polemik Dugaan Kericuhan Musdes Pantai Sederhana, Perangkat Desa Berikan Klarifikasi

13.48.00
Di Tengah Ribuan Industri, Rumah Lansia di Cilamaya Wetan Nyaris Roboh Tak Tersentuh Bantuan

Di Tengah Ribuan Industri, Rumah Lansia di Cilamaya Wetan Nyaris Roboh Tak Tersentuh Bantuan

12.35.00
Semarakkan Talenta Muda, Cilamaya Wetan Gelar O2SN, FLS2N, dan Oltrad Tingkat SD 2026

Semarakkan Talenta Muda, Cilamaya Wetan Gelar O2SN, FLS2N, dan Oltrad Tingkat SD 2026

13.06.00

Berita Terpopuler

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

Dinilai Diskriminatif, Alokasi Dana Hibah Lombok Tengah 2026 Menuai Protes Keras Puluhan Ormas

11.23.00
Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

Merawat Jati Diri Bangsa: IPSI Lampung Gelar Latihan Gabungan Pencak Silat Tradisi di Situs Bersejarah

09.22.00
Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Transformasi Green Correctional: Lapas Cipinang Olah Limbah MLP Jadi Produk Bernilai Ekonomi

11.36.00

Halaman

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer Mediaekspresi.id
  • Pedoman Media Siber
MEDIA EKSPRESI

Mediaekspresi.id

Mediaekspresi.id menyajikan berita terkini, aktual dan terpercaya sebagai referensi informasi lokal dan nasional.

Kontak: redaksi.mediaekspresi@gmail.com

Follow Us

© mediaekspresi by Mustafid
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Redaksi